Tabel Pencampuran Warna

Tabel Pencampuran Warna – Warna adalah elemen yang paling penting dan harus ada pada tiap kehidupan, karena warna dapat bermanfaat sebagai hal untuk yang memperlihatkan gelap terang kondisinya.

Disamping itu warna bisa juga digunakan untuk menggambarkan situasi emosi hati seseorang, seperti warna gelap yang dapat memperlihatkan jika situasi hati sedang berduka.

Untuk ketahui lebih dalam kembali berkenaan warna dan ada makna dari warna simbolis itu. Berikut ialah penuturannya.

Pengertian Warna

Pengertian Warna

 

Warna ialah spektrum tertentu yang umumnya ada pada satu sinar yang prima atau kesan-kesan yang diakibatkan karena ada sebuah sinar yang menerangi mata kita. Menurut beberapa pakar, warna ialah kelompok dari pigmen-pigmen.

Atau warna ialah elemen yang paling penting dalam tiap kehidupan karena dari warna kita dapat ketahui beberapa hal yang terumata gelap atau terangnya suatu kondisi. Selain itu, warna juga bisa digunakan sebagai simbol yang menggambarkan perasaan atau isi hati kita.

Menurut beberapa pakar warna ialah sebuah kelompok dari pigmen-pigmen, hingga terciptalah warna.

Pengertian Tabel Pencampuran Warna

Tabel Pencampuran Warna

Tabel Pencampuran Warna

Tabel pencampuran warna adalah suatu tabel yang berisi kumpulan warna yang berbeda-beda yang terususun secara berurutan dan ada juga yang acak. Tabel yang berurutan biasanya berurutan dari warna terang ke warna yang lebih gelap.

Warna memiliki tiga warna dasar, yang disebutkan dengan warna primer “warna merah, warna biru dan warna kuning”. Jika apabila ada dua warna primer yang digabungkan, maka dapat hasilkan warna ke-2 atau disebutkan dengan warna sekunder.

Jika warna primer digabung dengan warna sekunder, maka hasil yang bakal didapatkan ialah warna ke-3 atau disebutkan dengan warna tersier.

Bila warna tersier digabung untuk ke-2 kalinya dengan warna sekunder atau warna primer maka dapat hasilkan warna yang netral.

Jadi kombinasi warna ialah gabungan di antara warna dua primer, warna sekunder dengan warna primer, atau warna primer dengan warna tersier.

Teknik Pencampuran Warna

Pengertian Warna

Menambahkan warna dengan arah untuk hasilkan warna baru dibutuhkan beberapa teknik yang khusus, agar pembuatan dapat semakin optimal serta lebih gampang. Disamping itu perlu kita kenali dalam melakukan hal tersebut.

Kita harus dapat memerhatikan perbedaan di antara persentase tiap warna agar nanti dapat hasilkan warna yang sesuai kemauan.

Dalam sistem pencampuran terdiri jadi 3 isitilah yakni seperti berikut :

  • Warna Premier : Kuning, Merah dan Biru.
  • Warna Tersier : Cyan, Magenta dan lain-lain.
  • Warna Sekunder : Ungu, Hijau dan Orange.

Berikut ialah teknik dari dasar kombinasi warna yang perlu kita kenali :

  1. Tuang warna muda menuju warna tua

Ketika hendak mencampurkan beberapa warna, utamakan dengan tuangkan warna yang muda ke arah warna yang lebih tua. Misalnya jika Anda ingin membuat warna pink atau merah muda, warna yang dibutuhkan adalah “merah + putih”.

Prosesnya dengan tuangkanlah cat warna putih ke tempat selanjutnya masukan cat merah sedikit demi sedikit sekalian diaduk sampai mencapai warna yang diinginkan.

  1. Jika Kita tidak ketahui formasi kombinasi dari satu warna

Misalnya formasi berwarna “terrocota”. Secara jelas kita dapat menyaksikannya jika warna terracota sangat serupa dengan warna coklat dan warna orange. Hingga untuk step pembuatannya utamakan warna orange, selanjutnya campurkanlah warna coklat secara dikit demi sedikit.

Langkah ini dapat kita terapkan untuk semuanya warna baru yang kemungkinan belum kita kenali komposisinya.

Rumus Dasar Pencampuran Warna

Pada intinya pencampuran warna itu mempunyai rumus, dalam rumus sistem pencampuran warna terdiri jadi 3 istilah salah satunya seperti warna di bawah ini.

  1. Warna primer disebut juga sebagai warna dasar yang terdiri dari 3 warna yaitu merah, kuning, dan biru. Dari ketiga warna inilah kita bisa menciptakan warna-warna lainnya.
  2. Selanjutnya ada warna sekunder, yang merupakan warna turunan dari warna primer. Sehingga jika ingin memperoleh warna sekunder maka kita dapat mencampurkan beberapa warna primer.
  3. Yang terakhir adalah warna tersier, yang merupakan warna hasil dari pencampuran warna-warna sekunder.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya nanti kita akan ulas satu per satu.

Tabel Pencampuran Warna

Tabel Pencampuran Warna

Tabel Pencampuran Warna

tabel Pencampuran warna atau clour mixing ialah ilmu dan pengetahuan dasar yang perlu fahami dan dipunyai oleh semua seniman. Basic painting terhitung pengetahuan dasar yang perlu diaplikasikan di semua sektor atau di semua tipe lukisan.

Untuk bisa paham dengan bentul dari tiap sifat warna memanglah tidak gampang dan membutuhkan jam terbang untuk mahir dalam melakukan pencampuran warna.

Meski demikian, perlu diketahui, kemampuan memahami teknik pencampuran warna merupakan suatu keahlian yang istimewa dan banyak dibutuhkan loh.

Faktanya, dari semua jumlah warna yang ada, tidak semua perusahaan dapat menghasilkan semua tipe warna yang bagus di dalam wujud cat atau wujud lainnya. Maka dari itu, diperlukan orang yang paham mengenai pencampuran warna.

Dalam pencampuran warna dikenali dengan pembagian warna dasar salah satunya ialah :

Warna Universal “Netral”

Warna Netral

Warna universal atau dikenali dengan warna netral ialah warna putih dan hitam. Warna putih terbentuk karena ada penyatuan dari semua warna primer berbentuk sinar jadi satu.

Sedang warna hitam yang dari gabungan semua warna primer dalam betuk pigmen dengan kombinasi jadi satu warna.

Warna hitam biasanya dipakai untuk menggelapkan warna dan warna putih untuk jadikan warna yang lebih gampang. Tapi sesungguhnya ada trik yang tertentu untuk memakai beberapa warna ini.

Warna Primer

Warna Primer

Warna primer atau dikenali dengan warna dasar “biru, merah dan kuning”. Dari ke-3 warna itu di campur sampai hasil akhir bisa membuat warna baru dalam jumlahnya beberapa puluh sampai beberapa ratus warna.

Warna turunan dari warna primer akan jadikan sebuah warna sekunder, selanjutnya turun kembali sampai jadi warna tersier dan sebagainya.

Warna Khusus

Warna Khusus

Warna khusus ialah sebutan warna-warna yang unik dan tidak biasa, misalnya warna perak, emas, warna neo atau stabilo dan lain-lain.

Beberapa warna itu memerlukan formasi kimia khusus yang dapat membuat hanya pabrik dengan memakai standard yang tertentu. Karena itu kita tidak dapat membuat warna emas.

Zat Additive

Zat Aditif Pewarna

Zat additive atau zat kimia ialah zat yang ditambah ke satu warna yang digabung untuk dapat memperoleh hasil akhir yang berbeda dari umumnya.

Misalnya zat kimia “additive fluorescent” untuk bikin warna jadi bersinar di saat gelap, zat additive metalic membuat warna berkilau saat terserang cahaya dan doff powder yang dapat membuat warna jadi tidak begitu mengkilat dan ada banyak zat additive yang lain.

Baca juga : Gambar Persib

Menambahkan Warna Sekunder Jadi Warna Tersier

Warna tersier ialah warna yang dibuat dari kombinasi tiga warna atau dapat lebih. Disamping itu warna tersier tak terbatas banyaknya, tapi bergantung dari kreasi dan khayalan kita. Berikut ada banyak contoh warna tersier.

  • Merah + coklat jadi warna maroon.
  • Merah + hijau “kuning + biru” jadi warna coklat.
  • Merah + putih + biru jadi warna magenta.
  • Kuning + hijau jadi warna kuning lemon.
  • Putih + coklat + hitam jadi warna sand.
  • Merah muda + jingga jadi warna peach.
  • Ungu + biru “merah + biru” jadi warna biru dongker.

Mix Warna Tersier

Warna tersier ialah warna yang dibuat dari mix tiga warna atau juga bisa lebih dari tiga. Pada warna tersier memanglah tidak akan terbatas banyaknya, pada ini bergantung dengan khayalan dan kekuatan kita. Misalnya seperti berikut :

  • Kuning + hijau = kuning lemon
  • Biru + hijau = tosca atau greenish blue
  • Coklat + putih = coklat susu
  • Merah muda + jingga = peach
  • Merah + hijau “kuning + biru” = coklat
  • Kuning + coklat = tan
  • Kuning + coklat + merah = british tan
  • Coklat + putih + kuning = coklat muda
  • Coklat + kuning + merah = saddle bdarown
  • Putih + kuning + coklat = krim atau beige
  • Merah + putih + biru = magenta
  • Ungu “merah+biru” + merah = burgundy
  • Merah + coklat = maroon
  • Putih + hijau + biru = turquoise
  • Putih + coklat = bone atau broken white
  • Merah gampang + putih + coklat = dusty
  • Putih + coklat + hitam = sand
  • Hitam + putih = charcoal
  • Jingga + coklat = terakota
  • Putih + biru + kuning = icy blue
  • Kuning + coklat = kuning mustard
  • Hijau + kuning + putih = lime green
  • Putih atau kuning + hijau + coklat = Olive

Seperti itu contoh-contoh pembangunan warna yang dapat dijumpai.

Menambah Warna Primer Jadi Warna Sekunder

Warna sekunder ialah warna yang dibuat dari ada gabungan dua warna yakni warna universal dan primer. Untuk menambahkan sepertikanlah ukurannya. Berikut ada banyak contoh dari warna sekunder :

  • Merah + kuning jadi warna hijau
  • Merah + biru jadi warna ungu
  • Biru + kuning jadi warna hijau
  • Merah dan hitam jadi warna merah tua
  • Merah dan putih jadi warna merah muda
  • Hitam dan putih jadi warna abu-abu

Mix Warna Sekunder

Warna sekunder sesungguhnya ialah warna yang dibuat dari sebuah pencampuran dan warna primer, tapi di sini kita akan coba menambah warna dengan warna universal. Berikut misalnya :

Merah tua = merah dan hitam

Merah muda = merah dan putih

Biru tua = biru dan hitam

Biru muda = biru dan putih

Jingga atau orange = merah = kuning.

Ungu = biru dan merah

Hijau = kuning dan kuning

Kuning muda = kuning dan putih

Abu = putih dan hitam.

Membuat Warna Gelap dan Terang

Ide dalam membuat warna agar dapat kelihatan terang atau gelap dapat dilaksanakan dengan simpel. Kita cuman memperlukan warna putih dan hitam. Tapi, bila kita inginkan warna yang terang, kita perlu menambahkan warna putih di dalam warna itu.

Sedang untuk memberi kesan-kesan gelap, kita perlu memberi warna gelap saja. Campurkanlah warna hitam dengan dikit demi sedikit bisa hasilkan warna yang sedikit gelap yang sesuai kemauan kita. Tabel pencampuran warna

Cara Mencapurkan Warna ( Tabel Pencampuran Warna)

Tabel Pencampuran Warna

Warna pertama kali yang dapat disebutkan dengan warna dasar ialah seperti berikut :

Warna Sekunder

  • Merah + kuning = warna jingga
  • Kuning + biru = warna hijau
  • Merah + biru = warna ungu muda

Warna Primer

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

Warna Tersier

  • Jingga + hijau = warna coklat muda
  • Jingga + ungu muda = warna coklat tua
  • Hijau + ungu muda = warna hijau sirna.

Cara Membuat Warna Abu-Abu

Cara Membuar Warna Abu-Abu

  • Hitam + putih = warna abu-abu
  • Merah + putih + hijau = warna abu-abu
  • Kuning + putih + ungu muda = warna abu-abu
  • Jingga + biru + putih = warna abu-abu

Cara Membuat Warna Hitam

Merah + biru + kuning = warna hitam.

Langkah Membuat Warna Muda

Merah + putih = warna muda

Cara Membuat Warna Hijau

Lemon yellow + ultramarine + putih = warna hijau.

Contoh Kombinasi Warna Yang Baik

Ada beberapa contoh dari kombinasi warna diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Warna merah dipadukan dengan warna merah jadi warna merah jingga.
  • Warna kuning dipadukan dengan warna biru jadi warna hijau.
  • Warna merah dipadukan dengan warna ungu jadi warna coklat.
  • Warna biru dipadukan dengan warna merah jadi warna ungu.

Contoh Tabel Pencampuran Warna –  Warna Populer

Tabel Pencampuran Warna

Saat kerjakan pencampuran warna, kita harus bisa memperbandikan warna dan ukuran. Saat kita coba mempercampurkan warn yang kerkadang ada yang namanya kesulitan yaitu seperti sulit untuk ketahui dari setiap Sifat warna yang ada.

Karenanya, benar-benar diperlukan pengalaman agar bisa memperkirakan dan ingat dari setiap kombinasi warna yang kita harap. Barisan warna sekunder dengan 2 warna dasar peluang masih sedikit mudah.

Berbeda jika kita ingin membuat warna dari kombinasi 3 atau lebih warna dasar atau sekunder sudah pasti semakin jadi sulit terutamanya dalam merasakan formula yang tepat.

Berikut ada beberapa kombinasi warna yang bisa Anda jadikan sebagai bahan referensi dalam membuat warna :

Warna Daisy dan Matcha

Warna Daisy atau Matcha

Dalam dunia model, kedua warna itu sudah benar-benar populer. Khususnya di pakaian golongan udara, beberapa warna ini menambahkan beberapa kesan cantik, ceria, dan nikmat untuk dilihat atau disaksikan.

  • Warna Daisy = Kuning + Biru + Hijau + Putih.

Perbandingannya 1 : 4 : 1 : 5

  • Warna Matcha = Kuning + Cyan + Magenta + Putih.

Perbandingannya 2 : 1 : 3 : 5

Warna Misty dan Warna Zamrud

Warna Misty dan Warna Zamrud

Warna misty dan warna zamrud adalah warna yang bisa menambahkan beberapa kesan minimalis, jika di aplikasikan di dunia model design rumah. Dari kedua warna itu dapat memberikan imbas yang cerah. Berikut skema kombinasi warna :

  • Warna Misty = Merah + Magenta + Cyan + Putih.

Perbandingannya adalah 2 : 1 : 5 : 5

  • Warna Zamrud = Cyan + Hijau + Hitam + Putih.

Perbandingannya 2 : 4 : 5 : 1

Sampai dengan demikian bisa ditarik simpulan, bahwasannya warna misty ada 15% warna merah, 8% warna magenta, 38% warna cyan dan 38% warna putih.

Warna Burgundy dan Warna Loreal

Warna Burgundi dan Wana Loreal

Kedua warna sering kalai kita jumpai, sebagian besar ada di warna lipstik, hijab, bedak dan lain-lainnya. Berikut skema warna :

  • Warna Burgundy = merah + hitam + magenta

Ketidaksamaan 3 : 2 : 5

  • Warna Loreal = merah + cyan + putih + hijau

Ketidaksamaan 4 : 3 : 1 : 5

Warna Atalier dan Warna Disney

Warma Atalier dan Warna Disney

Kedua warna di atas benar-benar cocok sebagai warna interior dan exterior ruma yang bisa memberikan beberapa kesan yang cantik dan menarik. Berikut skema dari warna atalier dan warna disney.

  • Warna Atalier = Merah + Hijau + Putih + Biru

Ketidaksamaan 3 : 1 : 2 : 5

  • Warna Disney = Kuning + Magenta + Biru + Putih

Ketidaksamaan 4 : 4 : 3 : 5

Warna Hijau Tosca dan Biru Tosca

Warna Tosca

Seperti yang kita ketahui dari kedua warna itu benar-benar dekat dan lebih populer dibandingkan kombinasi warna lainnya. Hampir dari setiap design atau seni umunya makin banyak menggunakan warna ini, karena pencita warna ini banyak.

Berikut kompisi dari warna tosca dan warna biru tosca :

  • Warna Hijau Tosca = Biru + Cyan + Putih + Hijau

Ketidaksamaan 1 : 5 : 2 : 3

  • Warna Biru Tosca = Biru + Magenta + Cyan

Ketidaksamaan 2 : 3 : 1

Warna Khaki dan Warna Chinos

Warna Khaki dan Warna Chinos

Walaupun warna khaki dan warna chinos berbeda, tetapi kedua warna sekilah terlihat sama dan masih dalam rumpun warna coklat. Kedua warna ini sering kita jumpai di pakaian.

Biasanya perbedaan kedua warna bisa dilihat dari beberapa ciri-ciri pakaian, chinos rata-rata warna berkilau dibandingkan khaki. Biasanya kain chinos lebih halus dan khaki jahitannya lebih terasa jika akan merabahnya. Skema warnya :

  • Warna Khaki = Kuning + Magenta + Putih + Hijau

Ketidaksamaan 1 : 2 : 2 : 4

  • Warna Chinos = Kuning + Magenta + Putih + Cyan

Ketidaksamaan 4 : 3 : 3 : 1

Warna Peach dan Apricot

Warna Peach dan Apricot

Pada realitasnya warna ini lebih terlihat menarik dan lebih cerah. Umumnya warna peach dan apirot memang seringkali kita jumpai di interior pada ruangan dan pakaian wanita.

  • Warna Peach = Merah + Kuning + Putih

Ketidaksamaan 1 : 1 : 5

  • Warna Apricot = Kuning + Merah Muda + Purih

Ketidaksamaan 3 : 2 : 5

Warna Salem dan Warna Coral

Warna Salem

Type warna ini lebih cenderung mempunyai beberapa kesan feminim karena kedua warna ini ada warna pink di dalamnya. Berikut skema warna itu :

  • Warna Salmon = Merah + Kuning + Magenta + Putih

Ketidaksamaan 3 : 4 : 3 : 5

  • Warna Coral = Merah + Kuning + Putih

Ketidaksamaan 2 : 5 : 3

Warna Navy Blue dan Moccasin

Navy Blue

Warna navy blue atau warna biru dongker dan moccasin masuk warna yang menarik dan unik. Beberapa warna ini memiliki banyak penggemarnya.

  • Warna Navy Blue = Magenta + Cyan + Biru

Ketidaksamaan 2 : 4 : 1

  • Warna Moccasin = Kuning + Putih + Magenta

Ketidaksamaan 3 : 1 : 5

Warna Mocca dan Coklat

Untuk dua warna ini seringkali kita tonton dan biasanya banyak diaplikasikan di sejumlah ruangan, benda dan tempat.

  • Warna Mocca = Merah + Hijau + Putih + Hitam

Ketidaksamaan 2 : 1 : 5 : 4

  • Warna Coklat = Merah + Kuning + Magenta + Hitam

Ketidaksamaan 5 : 2 : 2 : 2

Tutorial Rumus Tabel Pencampuran Warna

Kita harus ingat kombinasi warna cat, yaitu ukuran atau kombinasi yang tepat.

Untuk ukuran 1 : 1 “satu banding satu”.

Untuk tentukan cata, harus menjadi perhatian terlebih dahulu, karena tiap cat mempunyai bahan pengencer yang lain.

Dalam pencampuran warna, perlu untuk di aduk secara betul, supaya warna bisa tercampur secara rata dan maksimal.

Arti Warna Untuk Psikologi Manusia

Berikut arti warna yang bisa mengikutkan respon fisologi dan psikologi di setiap manusia.

Warna Magenta

Warna magenta sebagai kombinasi dari warna merah dan warna ungu.

Sifat dari magenta adalah :

  • Kemampuan dan energi
  • Selalu semangat
  • Kesetimbangan mental, fisik, emosional dan spiritual.
  • Pengubahan atau pindah wujud negatif yang menjadi lebih baik.

Warna Merah

Warna merah sebagai warna yang mengilhani energi, kekuatan, cinta, kehangat, agresi dan nafsu. Warna merah biasanya bisa memicu tingkat emosional seorang dan warna yang paling seringkali menarak perhatian.

Sifat Positif Dari Warna Merah :

  • Dinamis
  • Semangat
  • Komunikatif
  • Aktif
  • Keceriaan
  • Aktif
  • Cinta
  • Eksklusif
  • Optimis
  • Kemampuan
  • Menegangkan
  • Merah cerah khusus mendeskripsikan kerasnya tekad atau keinginan.

Sisi Negatif Warna Merah :

  • Pelamar
  • Agresif
  • Emosi dan nafsu
  • Amarah
  • Persaingan
  • Penampikan atau perselisihan
  • Supremasi

Warna Jingga atau Orange

Warna orange sebagai kombinasi dari warna merah dan warna kuning. Orange sebagai warna yang kuat dan hangat, penggunaannya memberikan hati yang nyaman. Jeruk seringkali digunakan pada tempat lingkungan kerja atau makan yang membutuhkan produktivitas.

Sifat Positif Warna Orange :

  • Tekad
  • Keceriaan
  • Keamanan sensualitas
  • Dinamis
  • Penyebab selera makan seorang
  • Sikap yang menyenangkan
  • Keramahan
  • Keakraban
  • Hubungan yang bersahabat
  • Rasa yang nyaman
  • Penuh kemauan
  • Penuh percaya diri
  • Menggairahkan emosi

Sifat Negatif Warna Orange :

  • Gampang diraih
  • Kesan-kesan (murahan)
  • Menggairahkan sikap hiperaktif
  • Ribut
  • Kecerobohan
  • Frustasi
  • Ketidak dewasaan
  • Minimnya intelektualisme.

Warna Pink atau Merah Mudah

Warna Pink atau merah mudah melambangkan cinta dan romansa yang disebutkan warna feminin. Di pada kondisi normal, warna pink selalu disambungkan dengan satu hal yang membuat wanita jatuh cintah, terkait dengan wanita dan kesannya yang feminim.

Sifat Positif Warna Pink atau Merah Mudah :

  • Romantisme
  • Cinta atau kasih sayang
  • Memiara
  • Ketenangan fisik
  • Kewanitaan
  • Kehangatan
  • Dan simbol kelangsungan hidup manusia.

Sifat Negatif Warna Pink atau Merah Mudah :

  • Lemahkan energi
  • Menjemukan

Warna Hijau

Warna hijau sebagai warna yang terkait dengan alam. Dalam psikologi, warna hijau seringkali digunakan untuk membantu seorang dalam depresi, menenangkan emosi dan menyamai dengan lebih baik.

Sifat Posifit Warna Hijau :

  • Ketenangan
  • Kehidupan
  • Keringanan
  • Relaksasi
  • Turunkan setres
  • Pengimbangan emosi
  • Empati
  • Pengobatan
  • Kesejukan
  • Kesegaran
  • Keuangan
  • Peruntungan
  • Serasi
  • Keuangan
  • Kenyamanan
  • Cinta universal
  • Kekerasan hati
  • Keteguhan

Sifat Negatif Warna Hijau :

  • Kebosanan
  • Stagnasi
  • Memunculkan rasa sesat jalan atau terjerat
  • Tekad
  • Keserakahan
  • Perkasa

Warna Kuning

Warna kuning sebagai warna cerah dan ceria yang bisa menarik otak manusia dan membuat manusia lebih waspada dan semakin kuat kembali.

Warna kuning bisa ambil perhatian karena jumlah cahaya yang dipantulkan makin besar dibandingkan warna yang lain. Tetapi tidak semenarik warna merah.

Sifat Positif Warna Kuning :

  • Optimis
  • Percaya diri
  • Keceriaan
  • Keinginan
  • Tambah energi
  • Penuh suka cita
  • Arti persahabatan dan kekeluargaan
  • Ketertarikan
  • Rileks
  • Kelonggaran
  • Sosial
  • Spontanitas
  • Tolerir
  • Memimpin
  • Harapan
  • Rasa ingin kenali
  • Ekstraversi
  • Harga diri
  • Keramahan
  • Kemampuan emosional
  • Imajinatif
  • Kreasi
  • Kedermawanan
  • Periode muda
  • Semangat yang tinggi.

Sifat Negatif Warna Kuning :

  • Kurang dapat dipercaya
  • Plin-plan atau inkonsisten
  • Ketakutan
  • Irasionalitas
  • Stres
  • Emosional
  • kerapuhan

Warna Biru

Penggunaan warna biru yang lebih terang akan memberikan imbas keyakinan yang lebih terkuasai. Sementara warna biru yang gelap lebih cenderung tambahkan beberapa kesan smart use.

Biru sebagai diantaranya warna yang kerap disambungkan dengan dunia usaha. Terutamanya di perusahaan yang mengutamakan keseriusan dalam kerjanya.

Pada bagian desain interior, warna biru kerap digunakan untuk bikin beberapa kesan konsistensi, lebar, kegaran, dan relaksi dalam ruangan.

Sifat Positif dari Warna Biru :

  • Keyakinan
  • Fokus
  • Tenang
  • Stabilitas
  • Serius
  • Professional
  • Keyakinan

Sifat Negatif dari Warna Biru :

  • Asing
  • Terjal
  • Sangsi
  • Tidak ada kemauan
  • Dingin
  • Senang padamu
  • Keras kepala
  • Tidak ramah
  • Acuh tidak acuh
  • Minimnya empati
  • Walau demikian, warna biru sebagai warna yang paling favorit di dunia.

Warna Tosca

Dalam mental warna, tosca atau pirus sebagai warna yang baik untuk membantu konsentrasi. Bisa menenangkan proses saraf sampai pertimbangan menjadi lebih percaya diri dan lebih percaya diri.

Warna tosca betul-betul cocok untuk speaker atau mereka yang seringkali bekerja dalam mekanisme multitasking.

Sifat Warna Tosca :

  • Ketenangan
  • Kestabilan
  • Penyemangat
  • Kesabaran
  • Penghalau kesepian.

Warna Coklat

Warna coklat adalah simbol dari warna bumi atau biasanya di kaitkan dengan warna hijau yang sebagai warna alami. Warna coklat sama dengan satu hal yang alami. Warna coklat nyaris sama dengan warna hitam tetapi warna coklat menunjukkan makin banyak rasa manis.

Sifat Positif Warna Coklat :

  • Panasnya
  • Serius
  • Kita bisa percaya
  • Berasa nyaman dan aman
  • Bantu
  • Dewasa atau tua
  • Kesederhana
  • Dekat
  • Bisa diandalkan
  • Menawan
  • Karakter Negatif Warna Coklat :
  • Kurang maafkan
  • Tidak berperasaan
  • Berat
  • Tuan
  • Malas
  • Terjal
  • Pesimis
  • Malas

Warna Nila atau Ungu

Violet sebagai warna yang unik, terumata karena warna ungu jarang ditemukan di alam. Penggunaan warna ini sebagai wakil kemauan dan kepekaan yang besar.

Sifat Positif Warna Ungu :

  • Gaib
  • Aura spiritualitas
  • Ajaib
  • Kemampuan
  • Mengundang perhatian
  • Sensitivitas
  • Khayalan
  • Berambisi
  • Menghantui
  • Kebenaran
  • Martabat
  • Kebijakan
  • Berdikari
  • Kualitas
  • Sensitisasi
  • Otensitas
  • Idealis
  • Kemewahan dan kekayaan.

Sifat Negatif Warna Ungu :

  • Sendirian
  • Tidak tepat.

Warna Silver atau Perak

Warna silver sebagai bahasa yang datangkan warna yang sama dengan warna perak. Warna perak sebagai warna yang mempunyai beberapa kesan yang seperti karakter perakan.

Properti Warna Silver :

  • Mahal
  • Glamor

Karena itu, produk warna ini biasanya lebih mahal dibandingkan warna yang lain. Misalkan adalah produk mobil.

Warna Gold atau Emas

Warna emas sama dengan emas berupa fisiknya, yang asset dan prestise yang berharga di semua Negara. Warna emas akan sama dengan warna kuning, jadi artinya secara berarti yang sama.

Sifat Baik Warna Emas :

  • Sukses
  • Produksi
  • Kemenangan
  • Kemewahan
  • Aktif dan dinamis
  • Kemakmuran

Sifat Negatif Warna Emas :

  • Kesombongan

Warna Abu-Abu

Abu-abu sebagai kombinasi warna hitam dan putih yang kerap digunakan sebagai penetral.

Sifat Positif Warna Abu-Abu :

  • Kemerdekaan
  • Serius
  • Merangkum atau tidak tetapkan tujuannya
  • Lebar
  • Netral atau tidak memihak
  • Bertanggungjawab
  • Konstan

Sifat Negatif Warna Abu-Abu :

  • Menjemukan
  • Tidak komunikatif
  • Kelembapan
  • Minimnya percaya diri
  • Hibernasi
  • Muram
  • Kekurangan energi.

Warna Putih

Warna putih sebagai bentuk sederhana dan minimalis biasanya terbentuk dengan penggunaan warna putih. Penggunaan warna putih yang digunakan secara betul memungkinkannya untuk mendapatkan imbas kepercayaan pada kualitas yang tidak menjengkelkan kita.

Sifat Positif Warna Putih :

  • Kemurnian
  • Keyakinan
  • Akurat
  • Manis
  • Luas
  • Kebersihan
  • Steril
  • Eksotis
  • Kemurniaan
  • Orisinalitas
  • Sinar
  • Kebebasan

Sifat Negatif Warna Putih :

  • Capek
  • Sakit di kepala
  • Terisolasi
  • Dingin

Warna Hitam

Walaupun beberapa ahli menerangkan bila warna hitam bukan warn, kita harus sepakat terlebih dahulu bila hitam sebagai warna.

Sifat Positif Warna Hitam :

  • Optimis
  • Kemampuan
  • Keamanan
  • Glamor
  • Efektivitas
  • Emosional
  • Maskulin
  • Intisari

Sifat Mencekam :

  • Keabdian
  • Gaib
  • Membuat perlindungan
  • Elit
  • Classic
  • Memesona
  • Keangguhan

Sifat Negatif Warna Hitam :

  • Kegelapan
  • Kematian
  • Mengerikan
  • Muram
  • Perusak
  • Kosong
  • Duka cita
  • Kerusakan
  • Kemusnahan
  • Hati sedang buruk
  • Takut
  • Kemusnahan
  • Putus keinginan

Demikian info artikel ini yang bisa kita beri berkenaan teknik tabel pencampuran warna. Bila ada kesalahan kata dan kesalahan arti meminta untuk dimaafkan. Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply