SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : Pengertian, Tujuan, Karakteristik, DLL

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : Pengertian, Tujuan, Karakteristik, DLL

Sistem Informasi Manajemen – Manajemen merupakan salah satu kegiatan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan, baik bagi individu, organisasi terkecil seperti keluarga hingga organisasi yang komplek. Semua membutuhkan sistem manajemen untuk mengatur kegiatannya agar teratur dan dapat terkontol dengan baik. Terlebih lagi bagi seorang manajer yang harus dapat mengelola kegiatan dan data- data dengan baik.

Hal itu dikarenakan dapat menjadi sumber informasi, dimana informasi penting dalam proses pengambilan suatu keputusan. Oleh sebab itu, data- data harus diolah dengan baik. Untuk mengolah data- data dengan benar dan maksimal, Anda dapat menggunakan sistem informasi manajemen.

Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajeman (SIM) atau sering dikenal dengan sebutan management information system (MIS) merupakan uatu sistem yang direncanakan untuk mengumpulkan, menyimpan dan menyebarluaskan data berupa informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan berbagai fungsi manajemen.

Sedangkan menurut business dictionary, sistem informasi manajemen yaitu pendekatan yang terorganisani untuk mempelajari tentang kebutuhan informasi manajemen organisasi di setiap tingkat yang digunakan untuk pengambilan keputusan operasional, taktis dan strategis.

Cara kerja sistem informasi manajemen, dimulaidari pemrosesan suatu data yang kemudian disimpan dalam database terpusat yang mana ia dapat di akses dan perbarui oleh semua orang yang memiliki wewenang sesuai dengan tujuan mereka.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

• John F. Nash

Pengertian sistem informasi manajemen menurut John F. Nash yaitu kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, prosedur, media dan pengendalian yang bermaksud untuk menata jaringan komunikasi yang penting, proses dan transaksi tertentu dengan rutin, membantu manajemen dan pemakaian intern dan ekstern untuk pengampilan keputusan yang tepat.

• Robert A. Leitch

Menurut Robert A. Leitch, sistem informasi manajemen yaitu suatu sistem dalam sebuah organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan juga menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan- laporan yang diperlukan.

• Alter

Menurut Alter, sistem informasi manajemen merupakan sevagai tipe khusus dari sistem kerja dimana manusia atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi sebuah produk tertentu atau sebuah jasa bagi pelanggan.

• Henry Lucas

Sistem informasi manajemen menurut Henry Lucas yaitu suatu kegiatan dari prosedur- prosedur yang diorganisasikan, jika dieksekusiakan menyediakan informasi yang dapat mendukung untuk pengambilan keputusan dan pengambilan di dalam.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

• Untuk meningkatkan aksebilitas data yang ada secara efektif dan efisien untuk seluruh para pengguna, tanpa dengan perantara sistem informasi.
• Memperbaiki produktifitas aplikasi dalam pengembangan dan pemeliharaan sebuah sistem.
• Menjamin ttersedianya kualitas dan ketrampilan untuk dapat memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
• Mengidentifikasi sebuah kebutuhan mengenai ketrampilan pendukung sebuah sistem.
• Untuk mengembangkan sebuah proses perencanaan secara efektif.
• Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sebuah sistem informasi.
• Untuk mengantisipasi dan memahami akan konsekuensi ekonomi.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajamen memiliki banyak manfaat baik bagi pihak manajemen maupun untuk organisasi secara keseluruhan. Adapun manfaat sistem informasi manajemen yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dengan baik dan juga sistematis.
2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi data secara akurat dan realtime.
3. Memudahkan pihak manjemen untuk melakukan perencanaan, pengarahan , pengawasan, dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan atau koordinasi.
4. Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam sebuah organisasi tertentu.

Tujuan dari Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen memiliki tujuan untuk menerapkan struktur organisasi dan dinamika perusahaan, dengan tujuan untuk mengelola organisasi dengan cara yang lebih baik dan menangkap potensi sistem informasi untuk keunggulan yang lebih kompetetif.

Selain itu, sistem informasi manajemen juga memiliki tujuan merancanag dan mengimplementasikan prosedur, proses, dan rutinitas yang memberikan laporan sesuai rinci secara akurat, konsisten dan juga tepat waktu. Berikut ini beberapa tujuan dari sebuah sistem informasi manajemen:

1. Menangkap Data

Salah satu tujuan dari sistem informasi manajemen yaitu untuk menangkap data kontekstual atau informasi operasional yang akan berkontribusi dalam mengambil suatu keputusan dari berbagai sumber internal dan eksternal organisani.

2. Pengolahan Data

Tujuan sistem informasi yang kedua yaitu untuk pengolahan data. Data yang akan diolah menjadi informasi yang diperlukan sebagai perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, memimpin dan mengendalikan fungsi pada tingkat yang strategis, taktis dan operasional. Pengolahan ata ini meliputi:

• Membuat perhitungan dengan menggunakan data
• Menyortir data
• Mrangkum data
• Mengklarifikasikan data

3. Penyimpanan, Penggunaan dan Penyebaran Informasi

Semua informasi dan data yang diolah harus disimpan untuk digunakan dimasa yang akan datang. Selain itu, sistem juga harus dapat mengambil informasi ini dari penyimpanan bila diperlukan pada berbagai penggunaan.
Kemudian dari informasi tersebut atau produk jadi dari MIS harus diedarkan pada semua penggunanya secara berkala dengan menggunakan jaringan organisasi.

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Kareni sistem informasi manajemen ini merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk mengelola berbagai kegiatan, tentu memiliki karakteristik tersendiri dibanding dengan sistem informasi yang lainnya. Berikut ini beberapa karakteristik tentang sistem informasi manajemen:

• Sistem ini didasarkan pada sebuah perencanaan jangka panjang.
• Memberikan pandangan secara menyeluruh dari dinamika dan struktur organisasi.
• Bekerja sebagai sistem yang lengkap dan komprehensif yang mencangkup semua interkoneksi sub sistem dalam organisasi tersebut.
• Dapat mengurus situasi secara luar biasa dengan melaporkan situasi yang akurat.
• Direncanakan dengan cara top-down, sebagai pengambil keputusan atau manajemen yang harus dilakukan secara aktif untuk mengambil bagian dan untuk memberikan arah yang jelas pada tahap pengembangan sistem informasi manajemen.
• Didasarkan pada sebuah kebutuhan informasi yang strategis, operasional dan taktis dari manajer suatu organisasi.
• Dapat membuat perkiraan dan menghasilkan informasi canggih. Sehingga dapat memberikan keunggulan yang kompetetif. Pengambil keputusan dapat mengambil keputusan dengan cara mengambil tindakan atas dasar prediksi tersebut.
• Mampu membangun sebuah hubungan antara semua sub sistem dalam organisasi, sehingga pengambil keputusan dapat mengambil keputusan yang tepar dan berdasarkan dengan pandangan yang terintegrasi.
• Memungkinkan arus informasi yang mudah melalui berbagai sub sistem, sehingga menghindari redudansi dan bermuka data, dengan kata lain harus menyederhanakan operasi dengan sepraktis mungkin.
• Meskipun sistem informasi manajemen merupakan sistem yang lengkap terpadu, namun ia juga harus dibuat sefleksibel mungkin sehingga dapat dengan mudah dibagi menjadi sebuah sub-sistem yang lebih kecil, apabila sewaktu- waktu diperlukan.
• Memiliki database yang baik, sehingga sistem tersebut dapat tertopang dengan kokoh.

Karakteristik Komputerisasi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Dalam sebuah sistem informasi manajemen modern, sistem informasi sangat penting karena digunakan agar proses manajemen dapat dilakukan dengan lebih efektif. Karena program ini akan terus mengumpulkan data yang relevan, baik dari dalam maupun luar organisasi. Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari komputerisasi sistem informasi manajemen yang dirancang dengan baik:

• Mampu memproses data secara akurat dan dengan menggunakan kecepatan tinggi, menggunakan berbagai teknik seperti menggunakan riset operasi, simulasi, heuristic dan lain- lain.
• Dapat mengumpulkan data, mengatur, memanipulasi dan memperbarui sejumlah besar data mentah dari kedua alam yang terkait dan tidak terkait, yang berasal dari berbagai sumber internal dan eksternal dalam periode waktu yang berbeda.
• Menyediakan informasi secara real time tentang peristiwa yang sedang berlangsung tanpa suatu penundaan.
• Mendukung berbagai macam format output serta mengikuti aturan dan perraturan terbaru dalam praktek.
• Memberikan suatu informasi yang terorganisir dan relevan untuk semua tingkatan manajemen meliputi strategis, operasional dan taktis.
• Bertujuan untuk memiliki fleksibilitas ektrim dalam penyimapan suatu data dan pengambilan.

Penerapan Sistem Informasi Manjemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Sebagian dari Anda mungkin masih ada yang kurang paham mengenai bentuk sistem informasi manajemen. Untuk memperjelas hal itu, berikut ini beberapa contoh penerapan sistem informasi manajemen yang dapat membantu kelancaran bisnis Anda:

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

Sistem Enterprise Resource Planning banyak digunakan oleh perusahaan besar. Meskipun begitu, perusahaan dengan skala kecil pun dapat menerapkan sistem ERP. Enterprise Resource Planning biasanya digunakan untuk mengelola sistem manajemen dan melakukan pengawasan yang telah terintegrasi antar unit di dalam perusahaan.

2. Supply Chain Management (SCM)

Sistem Supply Chain Management ini sangat bermanfaat untuk pihak manajemen karena mengintegrasikan data- data seperti manajemen suplai untuk bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga sampai konsumen akhir.

3. Transaction Possessing System (TPS)

Transaction Processing System berguna untuk memproses data dalam jumlah yang besar atau untuk transaksi yang banyak dan rutin. Program ini biasa diaplikasikan dengan manajemen gaji dan inventaris.

4. Office Automation System (OAS)

Office Automation System merupakan sebuah aplikasi yang berguna untuk memperlancar komunikasi antar departemen di dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan, seperti halnya email.

5. Knowledge Work System (KWS)

Knowledge Work System merupakan sebuah sistem informasi yang mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam sebuah organisasi / entitas.

6. Informatic Managament System (IMS)

Informatic Management System berfungsi untuk mendukung spektrum tugas- tugas di dalam sebuah organisasi. Selain itu, IMS juga dapat digunakan untuk membantu dalam menganalisa pembuatan suatu keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dalam program komputerisasi seperti halnya e-procurement.

7. Decicion Support System (DSS)

Sistem ini dapat membantu seorang manajer dalam mengambil suatu keputusan dengan cara mengamati lingkungan di dalam sebuah perusahaan. Contohnya seperti Link Elektronik.

8. Expert System (ES) dan Artificial Intelegent (AI)

Kedua sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan yang fungsinya yaitu untuk menganalisa pemecahan suatu masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram kedalamnya. Contohnya, sistem jadwal mekanik.

9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer Support Collaborative Work System (CSCWS)

Group Decision Support System hampir sama dengan DDS, perbedaanya yaitu jika GDSS mencari solusi untuk penyelesaian suatu masalah melalui pengumpulan pengetahuan dalam suatu kelompok dan bukan untuk per individu. Biasanya berbentuk kuisioner, scenario dan konsultasi. Contohnya seperti e-government.

10. Executive Support System (ESS)

Sistem ini dapat digunakan untuk membantu manajer untuk berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan menggunakan bantuan grafik dan pendukung komunikasi lainnya. Sistem ini bertujuan untuk memudahkan dalam pengelolaan keuangan perusahaan, maka dapat dengan menggunakan bantuan jurnal.

Jurnal merupakan software akutansi online yang berbasis cloud sehingga data akan secara otomatis tersimpan. Dengan jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan dalam pencatatan untuk keperluan bisnis, kapan dan dimanapun tempat.

Tidak hanya untuk pencatatan transaksi, jurnl juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, untuk pelacakan ketersediaan stok barang, dan manajemen aset yang akan membantu untuk mengembangkan nilai aset bisnis Anda di masa depan.

Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Saat ini internet dan teknologi lainnya yang terhubung serta aplikasi- aplikasinya telah mengubah cara operasi bisnis dan mempermudah seseornga dalam melakukan pekerjaannya. Sebagaimana sistem informasi sangat mendukung dalam proses bisnis, pengambilan keputusan dan keuntungan kompetetif.

Sehingga saat ini banyak bisnis yang menggunakan teknologi internet untuk penggunaan sebuah website yang memungkinkan mereka dapat menjalankan proses bisnisnya dan membuat aplikasi e-bisnis menjadi lebih inovatif.

E-bisnis didefinisikan sebagai penggunaan teknologi internet untuk bekerja dan menguasai dalam proses bisnis, e-commerce dan enterprise collaboration antara sebuah perusahaan dengan konsumennya, supplier dan juga stakeholder bisnis lainnya. Pada dasarnya e-bisnis dapat digeneralisasikan sebagai sebuah pertukaran nilai secara online.

Semua pertukaran online informasi, sumber daya, jasa, uang atau kombinasi dari semuanya semua berada di bawah paying e-bisnis. Perusahaan bergantung pada pada aplikasi e-bisnis untuk dapat memperbaharui proses bisnis internal, implementasi sistem e-commerce dengan konsumen dan supplier mereka dan untuk mempromosikan enterprise collaboration anatar tim bisnis dan tim kerja.

Enterprise collaboration system melibatkan dalam penggunaan software untuk mendukung komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antar anggota tim network dan juga tim kerja. Sebuah bisnis yang menggunakan internet, ektranet dan network lainnya yaitu untuk mengimplementasikan beberapa sistem.

Contohnya saja, seorang karyawan dan konsultan ekternal mungkin berasal dari sebuah virtual team yang menggunakan internet sebuah perusahaan dan internet untuk e-mail, video conference, e- discussion groups dan halaman dari work in progress information untuk menggabungkan dalam sebuah proyek bisnis.

E-commerce merupakan kegiatan- kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen services provider, manufacture dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringa- jaringan komputer (omputer network) yaitu internet.

E-commerce atau sering disebut juga sebuah perdagangan elektronik atau e-dagang merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa menggunakan sistem elektronik seperti internet, televisi, www atau sistem jaringan computer lainnya yang melibatkan transfer dana elektronik, pertukararan data eletronik dan pengumpulan data secara otomatis.

Saat ini banyak sekali bisnis yang menggunakan sistim internet, ektranet atau network lainnya untuk mendukung setiap tahap komersial, termasuk dalam bentuk promosi dan penjualan. Selain itu, juga digunakan untuk cutumer support dalam setiap World Wide Web untuk menjaga sistem keamanan internet dan mekanisme pembayaran yang meyakinkan proses pengiriman dan pembayaran.

Salah satu contohnya untuk sistem e-commerce yaitu website internet untuk penjualan secara online, akses ekstranet untuk sebuah database inventori oleh konsumen besar. Selain itu juga untuk penggunaan internet suatu perusahaan oleh penjualan untuk mengakses record konsumen untuk custumer relationship management.

Dengan beberapa informasi tentang sistem informasi manajemen mulai dari pengertian sistem informasi manajemen, fungsi, manfaat tujuan, karakter sistem informasi manajemen bahkan dalam penerapannya. Bahka tidak hanya itu, dalam ulasan di atas juga dibahas mengenai pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan, semoga dapat menambah wawasan untuk Anda.

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Sistem Informasi Manajemen

Leave a Comment