SEJARAH UANG : Definisi, Syarat, Fungsi, Jenis, Teori (Lengkap)

SEJARAH UANG : Definisi, Syarat, Fungsi, Jenis, Teori (Lengkap)

Sejarah Uang РBarang yang satu ini memang sudah tidak asing lagi didengar oleh anda. Setiap harinya tentu anda akan memiliki hubungan dengan uang, uang berfungsi untuk anda gunakan sebagai alat transaksi. Pada kenyataannya uang tidak pernah sekalipun terpisah dari sisi kehidupan manusia. Tidak ada orang  di dunia ini saat ini yang tidak membutuhkan benda berharga yang satu ini. Mengetahui sejarah uang juga merupakan pengetahuan yang bisa kita pelajari.

Memang ada yang mengatakan jika uang adalah bukan segalanya, namun segalanya akan butuh uang. Tentunya anda tidak dapat munafik dan anda harus mengakui hal tersebut. Semua barang di dunia ini hanya dapat anda peroleh hanya dengan menggunakan uang. Uang tersebut memang berfungsi sebagai alat tukar maupun alat jual beli yang sah.

Sejarah Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Jika dilihat dari sejarah, maka uang mempunyai sejarah yang teramat panjang. Sebelum anda mengenal lebih jauh untuk mengkaji seputar uang, anda diharuskan lebih dahulu dapat mempelajari sejarah uang. Nah, dengan anda telah mempelajari sejarah uang maka kemudian anda dapat memberi gambaran mengenai bagaimana pada awalnya uang ini dapat muncul dan eksis sampai dengan saat ini

Namun saat ini penulis tidak akan membahas sejarah saja tapi juga akan membahas mengenai beberapa hal penting terkait dengan uang yang lainnya, definisi uang, fungsi uang, syarat-syarat uang, nilai dan jenis uang, teori uang, serta adanya fitur teknologi cetak uang yang paling baru untuk NKRI. Simak hal tersebut pada pembahasan yang nantinya akan penulis berikan setelah ini.

Perlu anda semua ketahui jika uang tidak datang secara tiba-tiba begitu saja, namun uang ini muncul dikarenakan ada beberapa alasan tertentu yang menjadi latar belakangnya. Jika sekarang masyarakat telah menggunakan uang sebagai media transaksi, pada zaman lalu tidak demikian halnya. Zaman dulu orang akan melakukan transaksi dengan menggunakan cara barter.

Barter merupakan sebuah transaksi penukar suatu barang guna untuk mendapatkan barang lain. Pertukaran barang tersebut tentunya akan terjadi jika orang dengan orang lainnya memang benar-benar membutuhkan barang tertentu yang pada saat itu juga dan sedang membutuhkan. Jika anda tidak sedang membutuhkan barang tersebut maka seseorang juga tidak mau menukar barang mereka.

Penggunaan Uang Logam atau Emas

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Seiring dengan perkembangan zaman, maka masyarakat mulai merasakan beragam kesulitan dengan transaksi yang seperti itu adapun beberapa kesulitan yang terjadi kala itu adalah dimana orang tidak bisa menentukan nilai barang yang akan mereka tukarkan. Selain itu juga terkadang beberapa orang merasakan kesulitan ketika sedang menemukan seseorang yang mempunyai barang yang dibutuhkan.

Hal ini merupakan langkah awal orang ketika sedang memulai mencari alternatif yang kemudian dapat anda pergunakan untuk mengatasi beberapa kesulitan yang ada di atas. Mereka kemudian mulai berpikir untuk bisa menetapkan sebuah benda yang dapat mereka pergunakan dan mempunyai nilai tertentu. Benda yang memang benar-benar digemari oleh banyak orang dan tidak akan mudah rusak.

Pada akhirnya di saat itu maka orang-orang lebih memilih untuk menggunakan logam (emas dan perak) sebagai alat transaksi mereka, selain itu juga memang pada mulanya tidak ada nilai tertentu yang terdapat pada logam tersebut, nilai tersebut hanya dihitung dari persatuan keping logam. Juga belum ada nilai pasti yang tertera pada logam tersebut.

Kemudian semakin lama logam makin menjadi barang yang langka, sehingga kemudian banyak orang-orang yang mulai mencari alternatif lainnya. Pada saat itulah maka uang kertas mulai menjadi alternatif untuk dapat menjadi solusi di atas. Nilai uang kertas tersebut memang ditentukan bergantung dari angka yang telah tercantum di dalam mata uang itu.

Definisi Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Seiring dengan perkembangan zaman uang kertas kemudian mulai di atur oleh pejabat ke pemerintahan suatu negara. Pejabat pemerintahan tersebut yang nantinya akan membuat dan mencetak uang yang digunakan oleh masyarakat. Dilihat dalam kondisi saat ini memang, Bank Indonesia (BI) merupakan institusi pemerintah yang memilki hak untuk dapat mencetak uang dalam keperluan masyarakat.

Jika kita berbicara tentang definisi uang, kemungkinan tidak akan pernah anda menemukan definisi paten dari uang itu sendiri. Namun, untuk dapat anda memberi gambaran terkait uang, kita harus juga melakukan dengan cara mendefinisikan nya. Selain itu definisi tersebut juga akan sangat berguna dalam memberi sebuah batasan terkait sesuatu agar mempunyai arti yang lebih jelas.

Definisi Uang Menurut para Ahli

Sejarah Uang
Sejarah Uang
  1. Robertson

Menurutnya uang merupakan sesuatu yang telah diterima oleh seseorang untuk dapat melakukan pembayaran suatu barang maupun jasa dengan sangat baik.

  1. S. Sayers

Menurutnya, uang adalah segala sesuatu yang biasanya diterima oleh seseorang dalam hal ini adalah sebagai pembayaran tagihan ketika membayar sebuah barang atau jasa.

  1. Albert Gailort Hart

Uang merupakan kekayaan seseorang yang mana akan pemiliknya bisa menggunakannya untuk dapat membayar hutang secara langsung tanpa adanya sebuah penundaan.

  1. Pigou

Uang merupakan sesuatu yang biasanya masyarakat gunakan sebagai alat untuk pertukaran sesuatu.

  1. Rollin G. Thomas

Ia mengemukakan sebuah pendapat jika uang adalah sesuatu yang telah siap dan biasanya telah diterima oleh khalayak dan digunakan untuk dapat membayar tagihan untuk mendapatkan sebuah barang atau jasa.

Jika anda telah melihat beberapa definisi beberapa ahli tersebut, maka dapat disimpulkan jika uang adalah alat transaksi dengan nilai tertentu yang bisa ditukarkan untuk memperoleh sebuah atau beberapa barang atau jasa. Jadi ketika anda ingin mendapatkan barang yang diinginkan maka anda harus bisa menyediakan uang untuk kemudian bisa ditukarkan dengan barang itu.

Syarat-syarat Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Memang tidak semuanya baik itu uang kertas atau uang logam yang mempunyai angka dapat kita katakan sebagai uang. Perlu diketahui juga jika dalam pembuatan uang sendiri memang menggunakan kertas yang bukan kertas sembarangan, tetapi kertas yang memang khusus dan tidak mudah rusak dan luntur jika suatu saat terkena oleh air.

Uang juga memang dibuat oleh lembaga khusus yang telah diberikan wewenang oleh pemerintah untuk dapat mencetak uang. Uang asli yang nantinya di keluarkan oleh institusi tersebut lah yang merupakan uang sah dan bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Bahkan jika ada seseorang yang membuat uang palsu/tiruan berarti mereka telah melanggar hukum dan akan di penjara.

Adapun memang syarat-syarat tertentu sesuatu tersebut dikatakan sebagai uang atau bukan. Adalah sebagai berikut dan perlu anda ketahui:

  1. Pada jangka waktu tertentu dan cukup lama uang mempunyai nilai yang tetap.
  2. Sebuah benda dikatakan adalah uang jika benda itu diterima secara umum.
  3. Uang antara satu dengan lainnya mempunyai kualitas yang sama.
  4. Uang tidak akan mudah rusak, sehingga nantinya dapat bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama.
  5. Uang mudah untuk anda simpan di mana saja.
  6. Uang mudah dibagi tanpa mengurangi kadar nilainya.
  7. Uang bisa digunakan dan diterima secara umum.
  8. Mempunyai ciri tertentu, sehingga nantinya akan sulit untuk dipalsukan.
  9. Mempunyai tanda yang dapat membantu orang yang mempunyai keterbatasan, seperti tuna netra.
  10. Dibuat dengan menggunakan kertas yang khusus, sehingga uang tidak mudah sobek.
  11. Uang dibuat oleh institusi negara yang resmi diberikan wewenang untuk membuat sekaligus mengedarkannya.

Di atas merupakan syarat-syarat uang yang sangat perlu untuk anda ketahui. Jadi walaupun akan terlihat sama, namun tidak mempunyai syarat seperti yang ada di atas, anda tentu perlu untuk curiga, bisa jadi uang itu tidaklah asli alias palsu. Selanjutnya maka penulis akan memberikan informasi mengenai apa-apa saja fungsi dari uang.

Fungsi Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Apabila anda melihat dari definisinya sendiri, maka anda tentu saja telah dapat menebak fungsi dari uang itu sendiri, yaitu sebagai alat transaksi. Namun ternyata bukan hanya itu saja ya, masih banyak lagi fungsi uang lainnya. Tentunya agar anda mengetahui apa saja fungsi uang tersebut, maka akan penulis tunjukkan kepada Anda di bawah ini.

  1. Fungsi Asli (Primer)

Uang dikatakan sebagai alat tukar, sebagai alat satuan hitung yaitu alat satuan hitung ini yang digunakan dalam menentukan harga suatu barang atau jasa. Yang kedua adalah sebagai penyimpanan nilai, misalnya ketika anda ingin menyimpan uang anda di sebuah bank, Anda kemudian akan disuguhkan dengan sebuah nilai atau angka. Namun jika anda memang membutuhkannya dapat dengan mudah anda ambil kembali.

  1. Fungsi Turunan

Tentunya tidak hanya fungsi asli saja, uang juga mempunyai fungsi turunan. Seperti uang sebagai alat pembayaran yang sah, sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi, sebagai alat pemindahan kekayaan, alat untuk penimbun kekayaan, memang selain dalam bentuk barang, seperti halnya tanah, rumah, atau properti yang lain, maka uang juga dapat disimpan. Uang yang anda simpan itulah yang akan menjadi salah satu kekayaan yang anda punyai.

Nilai dan Jenis Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Berikut keterangan lebih mengenai nilai dan jenis uang yang perlu anda ketahui banyak.

  1. Nilai uang

Jika dilihat dari nilai maka uang dibedakan menjadi 2 buah, yaitu nilai uang yang berdasarkan ukurannya dan nilai uang didasarkan pada asalnya. Berdasarkan ukurannya maka nilai uang juga masih akan ada lagi perbedaan-perbedaan dimana menjadi 2 bagian, yaitu nilai nominal (nilai yang telah tercantum dalam mata uang) dan nilai intrinsik (berupa nilai uang berdasarkan pada bahan pembuatannya).

Selain itu juga jika dilihat berdasarkan asal nya, maka nilai uang juga akan dibagi menjadi 2, yaitu uang eksternal (dimana nilai uang didasarkan pada perbandingan dengan nilai uang yang ada di negara lain (kurs) dan juga internal (nilai uang yang dilihat dari kemampuan seseorang dalam mendapatkan barang. Hal tersebut memang menjadi sebuah acuan juga.

  1. Jenis uang

Kemudian komponen yang berikutnya adalah mengenai jenis uang, jika nilai uang tersebut nantinya dibedakan menjadi 2 buah, yakni jenis uang dibedakan menjadi 3 bagian besar,  uang menurut jenis, uang berdasarkan bahan pembuatannya, dan uang  berdasarkan nilainya. Dengan demikian maka uang akan lebih berguna dan dapat anda pelajari fungsi-fungsinya dengan sangat baik.

Jika dilihat uang menurut jenisnya akan dibedakan menjadi 2 buah bagian, yaitu uang kartal dan uang giral. Uang kartal adalah alat pembayaran sah untuk anda gunakan oleh masyarakat untuk bisa mendapatkan barang atau jasa. Sedangkan uang giral merupakan uang yang disimpan dapat memiliki bentuk tabungan, namun jika dibutuhkan maka dapat ditarik sewaktu-waktu.

Sedangkan jika dilihat dari jenis uang menurut bahan pembuatannya, akan dibedakan menjadi 2 bagian yakni uang logam dan uang kertas. Adapun jenis uang menurut nilainya dibedakan juga menjadi 2, yaitu uang tanda atau token money dan uang penuh atau biasa disebut juga sebagai full bodied money. Itulah beberapa jenis uang berdasarkan acuan yang pasti.

Teori Nilai Uang

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Selain anda mempelajari di atas maka anda tidak boleh juga untuk melupakan teori nilai uang jika nantinya akan mempelajari masalah uang. Teori uang tersebut memang dibedakan ke dalam 2 hal, yaitu teori uang statis dan juga teori uang dinamis. Adapun mengenai pemaparannya bisa anda lihat di bawah ini, untuk dapat anda bedakan fungsi dan unsur di atas lainnya.

  1. Teori uang statis

Ini adalah sebuah teori yang akan bisa mempermasalahkan perubahan nilai uang akibat adanya perkembangan ekonomi. Pembuatan pada teori ini juga memang bertujuan untuk dapat menjawab beberapa pertanyaan, seperti apa itu uang, mengapa uang tersebut beredar, dan mengapa terdapat harganya. Teori tersebut adalah Nominalisme, konvensi, dan metalisme.

Nominalisme adalah sebuah teori yang mengatakan bahwa uang ditetapkan berdasarkan harga beli nya. Konvensi adalah sebuah teori yang menyatakan jika yang diterimanya uang secara umum dan berdasarkan dari musyawarah dan mufakat. Sedangkan metalisme adalah sebuah teori yang menyatakan jika nilai uang didasarkan pada bahan daripada pembuatan uang yang ada tersebut.

  1. Teori uang dinamis

Jika pada teori statis sendiri memang tidak mempermasalahkan terhadap adanya perubahan nilai uang, maka teori dinamis adalah sebaliknya. Teori dinamis merupakan teori yang mempermasalahkan terhadap perubahan nilai uang yang pada akibatnya digunakan oleh perkembangan ekonomi. Seperti halnya teori ongkos produksi, dimana teori yang menyatakan jika nilai uang dapat dipandang sebagai barang.

Teori kuantitas yang merupakan teori yang menyatakan jika adanya kuat lemah terhadap nilai uang yang akan dipengaruhi oleh faktor barang dan jasa, jumlah peredaran uang, dan juga terhadap kecepatan peredaran uang. Teori persediakan kas yang merupakan teori yang menyatakan adanya sebuah perubahan nilai uang didasarkan pada jumlah uang yang tidak dibelanjakan.

Teknologi Cetak Uang NKRI

Sejarah Uang
Sejarah Uang

Perlu anda ketahui juga selain teori-teori di atas bahwa pada tahun 2016 ketika pembuatannya Bank Indonesia telah menyatakan jika uang akan dicetak dengan menggunakan teknologi yang berbeda dari pada yang sebelumnya. Perbedaan tersebut terutama memang terletak pada kertas yang akan digunakan dalam mencetak uang, kertas tersebut mempunyai fitur sekuriti intaglio.

Intaglio adalah sebuah teknik percetakan uang yang dilakukan dengan cara menggoreskan pada permukaan kertas, sehingga nantinya jika dipegang uang tersebut akan terasa timbul, ada lagi memang fitur seperti rainbow feature, yaitu fitur gambar yang terdapat pada uang yang apabila anda lihat nantinya dari sudut tertentu maka akan tampak gambar tersembunyi yang mempunyai banyak warna.

Ultraviolet Feature yang jika dilihat di bawah sinar UV akan tampak sebuah gambar yang memudar menjadi dua warna. Laten image di sini maksudnya adalah maksudnya ada gambar tersebut akan bersembunyi berupa logo BI (terdapat pada bagian depan uang) dan nominal uang (belakang uang). Colour Shifting ini, fitur yang apabila di lihat dari sudut pandang tertentu akan terlihat warna kontras.

Di atas adalah beberapa hal mengenai uang, mulai dengan sejarah uang, definisi tentang uang, syarat-syarat uang, fungsi uang itu sendiri, nilai dan jenis uang, teori nilai uang, sampai dengan fitur cetak terbaru uang yang ada di Indonesia. Maka dari itu perlu dipahami mengenai sejarah uang tersebut sebelum anda bertransaksi atau menjelaskan kepada orang lain.

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Sejarah Uang

Leave a Comment