Perubahan Iklim

Perubahan Iklim – Di Dunia tentu sering sekali terjadi dengan satu hal ini, bahkan kadang kedatanganya tidak terduga – duga.

Yah perubahan iklim kadang membuat tidak nyaman untuk kita, maka tidak jarang banyak yang sakit karena harus menyesuaikan iklim.

Nah berikut ini akan kita bahas mengenai perubahan iklim lengkap melingkupi pengertian, unsur, penyebab dan beberapa pembahsan lainya berikut ini rangkumanya.

Pengertian Perubahan Iklim

Pengertian Perubahan Iklim

Pengertian perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam pola cuaca di suatu wilayah atau biasa sering dikaitkan dengan pemanasan global.

Sedangkan Pemanasan Global mengacu pada fenomena meningkatnya suhu rata-rata global dekat permukaan bumi. Biasanya hal ini seringkali disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca pada lapisan atmosfer. Pemanasan global hanyalah menyebabkan pola iklim berubah. Namun, pemanasan global hanya mewakili salah satu aspek dari fenomena perubahan iklim.

Perubahan iklim biasanya terjadi dalam periode waktu yang lumayan lama dan biasanya juga mencakup berbagai area yang luas. Namun tidak bisa dihindari jika iklim selalu tidak tetap.

Unsur-Unsur Iklim

Unsur-Unsur Iklim

Radiasi Matahari

Matahari merupakan sebuah alat pengatur iklim yang sangat berpengaruh di bumi dan matahari juga menjadi sumber energi yang sangat penting di Bumi.

Pancaran sinar matahari berbentuk gelombang elektromagnetik yang bisa mengarah kesegala arah. Dan bumi pun bisa menerima energi dalam bentuk radiasi matahari, sinar matahari yang terpancar di bumi hanya bisa diserap sedikit oleh lapisan atmosfer.

Ada 2 cara sinar matahari melakukan pemanasan dibumi yaitu dengan cara Pemanasan Lagsung (Penyerapan, refleksi, difusi) dan Pemanasan Tidak Langsung (Konduksi, Konveksi, Adveksi).

Suhu Udara

Suhu Udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara di suatu tempat tertentu, yang biasanya dipengaruhi banyak atau sedikitnya panas matahari yang sampai ke bumi.

Biasanya suhu tinggi di daerah Tropis dan Kutub sangat dingin hingga setiap 100 m yang naik diatas permukaan bumi, suhu udara rata-rata mulai turun 0,6°C, yang sering disebut dengan Gradien suhu selang waktu.

Faktor Penyebab Perubahan Iklim

Manusia sendirilah yang mempengaruhi perubahan iklim  yaitu aktivitas manusia yang dapat mempengaruhi kemiringan iklim.

Tindakan tersebut antara lain menggunakan  tenaga listrik thermal power plant (menggunakan bahan bakar fosil), menggunakan kendaraan bermotor menggunakan bahan bakar fossil mengeluarkan CO2, bahan industri yang diciptakan menggunakan bahan bakar fosil mengeluarkan CO2 dan sampah,

menggunakan sampah tidak terurai seperti plastik yang akan menciptakan kerusakan lingkungan, menggunakan kayu sebagai bahan industri yang akan mengurangi banyak hutan di bumi menggunakan pupuk pada pertanian yang menciptakan emisi, melakukan degradasi lahan (perusakan lahan hutan) untuk banyak keperluan yang merusak lingkungan sekitarnya sehingga terjadi perubahan pada keadaan udara  misal: konsentrasi CO2 di udara yang menyebabkan terhalanganya cahaya matahari keluar bumi.

Mungkin perlu diperjelas bahwa perubahan iklim mungkin karena proses alam internal maupun ada kekuatan atau pengaruh dari faktor luar, bisa juga  ulah manusia yang terus menerus mengubah komposisi atmosfer dan tata guna lahan.

Ketika menyadari sepenuhnya akan dampak buruk perubahan iklim bagi negara-negara dunia dan khususnya Indonesia, maka sudah seyogyanya diambil langkah-langkah penting dan strategis dengan cara mitigasi dan adaptasi guna mencegah kerusakan yang lebih besar.

Salah satu gejala pergeseran iklim pada masa kini bisa dikatakan dengan Global Warming. Hal ini adalah bentuk dari unsur alam dan unsur manusia. Tindakan yang dilakukan manusia mempengaruhi alam sehingga terjadi global warming.

Baca Juga : Efek Rumah Kaca

Jenis – Jenis Iklim

Jenis - Jenis Iklim

Iklim Matahari

Ikim matahari ini biasanya didasarkan terhadap banyaknya sinar matahari yang sedikit diserap oleh permukaan bumi. Tergantung posisi arah sinar matahari dapat jadi pemisah iklim.

Iklim Tropis

Besarnya iklim ropis yaitu antara 0° – 23,5° Lintang Utara dan di Lintang Selatan hingga mencapai 40% dari permukaan bumi.

Karakteristik iklim tropis biasanya suhunya tinggi, karena matahari sering mengarah ke daerah tropis, suhunya sering mencapai 20 – 23° C.

Terkadang ditempat-tempat tertentu, suhu tahunan bisa mencapai hingga 30°C. Di daerah tropis biasanya fluktuasi suhu musiman yang kecil, tetapi tekanan udanya tetap relatif teratur. Pada tekanan udara yang rendah dan perubahannya lambat.

Iklim Subtropis

Iklim Subtropis ini biasanya suhunya mencapai 24° – 40° N dan LS.

Di daerah ini biasnya iklimnya bersuhu sedang, dimana pada musim hujan jatuh di musim dingin dan kebalikannya jika musim panas jatuh di musim kering yang sering disebut Iklim Mediterania. Ada juga wilayah Iklim Cina yaitu pada saat hujan mulai turun di musim panas dan dingin.

Iklim Sedang

Iklim sedang ini biasanya 40° – 67°   LU dan LS. Kebanyakan di iklim sedang ini ditandai dengan banyaknya gerakan udara sikon. Yang menyebabkan angin tertiup tidak teratur itu biasanya tekanan udara sedang tidak bersahabat atau sedang berubah-ubah.

Iklim Dingin

Iklim dingin ini biasanya terjadi didaerah kutub. Maka dari itu iklim dingin ini biasanya juga sering disebut dengan iklim kutub.

Iklim dingin inidibagi menjadi 2 yaitu iklim es dan iklim tundra. Yang di maksud dengan iklim tundra yaitu musim dingin yang tahan lama dan pada musim panas yang rasa sejuknya pendek, kering udaranya serta tanah yang beku di sepanjang tahun.

Iklim Alami

Iklim ini disesuaikan bersamaan dengan batas dunia tanaman serta batas yang di gunakan untuk melayani garis isotern di posisi bulan terpanas dan terdingin sejak satu tahun.

Iklim Fisik

Yang di maksud iklim fisik disini adalah iklim yang perubahannya di pengaruhi oleh lingkungan alam. Contohnya daratan, lautan, pegunungan, lokasi georafis dan masih banyak lagi.

Iklim Musiman

Seperti halnya di Indonesia ini letak geografisnya di apit oleh Benua Asia dan Benua Australia. Iklim musiman ini terkait erat dengan pola musim di indonesia.

Perubahan Iklim Dunia

Perubahan Iklim Dunia

Di hari-hari ini tranding topik yang sedang memanas tentang iklim adalah iklim global, bukan hanya di Indonesia tapi tranding topik ini tetapi sudah mendunia. Perubahan iklim yaitu adanya terjadinya perubahan suhu dan cuacalah yang menyebabkan kondisi ini tidak aman.

Perubahan iklim ini biasanya di sebabkan oleh proses alami internal dan perilaku manusia sendiri.

Perubahan iklim ini biasanya digambarkan dalam suatu kondisi yang dimana kondisi di bumi ini telah meningkat dan sering berubah-ubah selama pergantian musim.

Karakteristik perubahan iklim adalah sebagai berikut :

  • Kebanyakan air tapi distribusinya tidak tersebar secara merata
  • Pengurangan kantong ditempat salju
  • Benua Arktik yang sedang memanas
  • Tingkatan air lau yang naik
  • Pemanasan global yang meningkat

Perubahan iklim ini tentu saja memiliki dampak pada bumi. Bisa menyebabkan efek baik ataupun buruk tergantung sejauh mana perubahan iklim yang terjadi.

Perubahan iklim ini bisa menebabkan pergeseran musim, maka dari itu musim kemarau saat ini terlalu panjang. Hal ini juga mempengaruhi kehidupan manusia seperti gagal panen di waktu yang telah diprediksi, kebakaran hutan yang disebabkan pengeringan, krisisnya air minum.

Kesimpulan

Singkatnya perubahan iklim adalah perubahan pola cuaca yang berlangsung lama. Hal ini disebabkan adanya peningkatan konsentrasi karbon dioksida yang mengakibatkan peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi.

Pemanasan global mengganggu siklus alami dan menyebabkan beberapa perubahan jangka panjang dalam iklim lokal dan global.

 

Leave a Reply