Rangkuman Penyebab Tanah Longsor, Pengertian, Dampak. Penyebab

Penyebab Tanah Longsor – Bencana alam yang sering terjadi ketika curah hujan tinggi adalah tanah longsor. Apa lagi di daerah dengan lereng yang curam, rawan sekali terjadi tanah longsor.

Pasti ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya tanah longsor. Kita semua wajib tau, guna untuk mencegah terjadinya tanah longsor, dan bisa waspada ketika berada di daerah rawan tanah longsor.

Bencana tanah longsor masih ada cara mencegahnya dan ada juga beberapa tanaman yang bisa mencegah tanah longsor.

Namun, tetap saja alam mempunyai cara sendiri untuk bereksplore atas perlakuan manusia. Yuk langsung saja simak tentang tanah longsor.

Pengertian Tanah Longsor

Pengertian Tanah Longsor

Tanah longsor atau yang sering kita dengar gerakan tanah merupakan suatu bencana alam atau peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa tanah atau batuan dengan berbagai jenis dan tipe sepertinya jatuhnya gumpalan tanah yang besar atau bebatuan.

Secara garis besar penyebab tanah longsor ada 2 faktor, yaitu faktor pemicu dan faktor pendorong. Faktor pemicu ialah faktor-faktor yang menyebabkan bergeraknya material tersebut.

Sedangkan untuk faktor pendorong ialah faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi material itu sendiri.

Penyebab Tanah Longsor

Penyebab Tanah Longsor

Penyebab dari tanah longsor lumayan banyak sekali.

Meskipun faktor utama peristiwa ini dalah gravitasi yang mempengaruhi suatu lereng yang curam.

Tapi masih ada pula faktor-faktor lainnya yang juga berpengaruh. Inilah beberapa penyebab terjadinya tanah longsor.

1. Curah Hujan yang Tinggi

Curah hujan yang tinggi adalah salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Ketika musim kemarau terjadi tanah akan mengalami kekeringan sehingga tanah pecah-pecah.

Kemudian, ketika musim hujan berlangsung maka air hujan akan turun mengisi rongga-rongga tanah. Sehingga, hal itu akan menyebabkan pergeseran tanah.

Tanah yang bergeser akan mengalami erosi kemudian terjadilah tanah longsor.

2. Erosi Tanah

Erosi atau pengikisan tanah merupakan salah satu penyebab terjadinya tanah longsor.

Penyebab terjadinya erosi adalah aliran air yang deras di atas tanah sehingga membuat tanah menjadi curam.

Aliran ini biasanya berupa aliran air hujan, banjir, dan sungai. Lereng atau tebing yang tidak ditanami pohon tidak akan mempunyai penahan sehingga tanah mudah mengalami erosi kemudian terjadilah longsor.

Baca Juga : Pemanasan Global

3. Lereng Tebing yang Terjal

Lereng tebing yang terjal juga menjadi penyebab terjadinya tanah longsor.

Pembentukan lereng disebabkan oleh lewatnya angin dan air disekitar lereng yang berdampak pada pengikisan lereng tersebut.

Bagi Anda yang tinggal didaerah lereng terjal harus waspada. Karena wilayah tersebut rawan terjadi longsor.

4. Getaran

Getaran beda dengan gempa bumi. Kalau gempa bumi karena faktor alam, untuk getaran ini disebabkan oleh aktivitas manusia.

Seperti adanya mesin, sehingga menggerakkan tanah. Bisa juga karena aktivitas lalu lintas, kendaraan-kendaraan besar mampu menggerakkan tanah jika terlalu lama.

5. Gempa Bumi

Nah untuk gempa bumi ini, karena memang faktor alam. Getaran yang dihasilkan oleh gempa bumi, juga akan mampu mendatangkan bencana tanah longsor.

6. Hutan Gundul

Salah satu fungsi dari tumbuhan adalah untuk mencegah banjir, air akan tersimpan di akar pohon sehingga membuat tanah tetap kokoh.

Bayangkan saja kalau semisal di suatu lereng terjal tidak ada pohon sama sekali.

Maka tidak akan ada media untuk menyerap air.

Sehingga hal tersebut akan lebih memudahkan tanah untuk terjadi erosi, pada akhirnya akan terjadi tanah longsor.

Jadi hutan gundul juga menjadi penyebab terjadi tanah longsor.

7. Lahan Pertanian di Lereng

Mengapa pertanian yang berada di lereng menjadi penyebab terjadinya tanah longsor.

Karena tanaman untuk pertanian mempunyai akar yang kecil-kecil. Sehingga tidak mampu untuk menjaga struktur tanah agar tetap kuat.

Penataan tanah yang jelek di atas lereng akan menimbulkan bencana longsor. Jadi harus dibuat miring bukan datar.

8. Tanah yang Tidak Padat

Yang selanjutnya adalah tanah yang tidak padat menjadi penyebab terjadinya tanah longsor.

Karena tanah yang tidak padat sifatnya mudah pecah ketika musim panas dan akan lembek pada saat musim hujan.

Maka perlu diwaspadai bagi yang tinggal di daerah mempunyai tanah seperti ini.

9. Tumpukan Sampah

Sampah yang ditumpuk akan menyebabkan beberapa bencana, seperti banjir, tanah longsor, wabah penyakit, dan lingkungan yang kotor.

Sampah yang dibiarkan terlalu lama, maka tidak akan terolah apalagi sampah jenis anorganik.

Peristiwa itu akan beresiko tanah longsor, apalagi ketika tekanan dan air hujan yang memiliki intensitas yang tinggi.

Peristiwa ini pernah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah dan menyebabkan puluhan orang tewas.

10. Gunung Berapi

Ketika ada letusan gunung berapi, maka akan banyak bencana lain yang akan mengikuti.

Seperti gempa bumi, tsunami ketika letusannya dibawah laut, dan juga menyebabkan tanah longsor.

Karena letusan gunung berapi sudah pasti tercipta sebuah getaran. Yang mampu menggeser tanah, dan pada akhirnya terjadilah longsor.

Baca Juga : Penyebab Banjir

Cara mencegah Tanah Longsor

Cara mencegah Tanah Longsor

Ada beberapa cara untuk mencegah tanah longsor, tapi kita tidak bisa menahan terjadinya tanah longsor. Yaitu:

  1. Jangan membuat rumah di kawasan lereng atau tebing (bawah, tepat di pinggir)
  2. Membuat beberapa sengkedan atau terasering di lereng.
  3. Penataan lereng harus dibiarkan miring sajam jangan tegak.
  4. Membuat saluran pembuangan air yang otomatis biar menjadi saluran air tanah.
  5. Menanam tanaman keras dan ringan dengan jenis akar dalam, di bagian wilayah yang curam.

Macam-Macam Tanaman Pencegah Tanah Longsor

Macam-Macam Tanaman Pencegah Tanah Longsor

Tanaman juga menjadi bahan pencegah terjadinya bencana tanah longsor. Namun, tidak semua tanaman bisa mencegah tanah longsor. Ini adalah beberapa tanaman yang bisa mencegah bencana tanah longsor.

1. Bidara Laut

Bidara laut yang mempunyai nama latin Strychnos lucidamempunyai karakteristik akar yang mampu mengurangi resiko terjadinya tanah longsor. Terutama untuk jenis tanah longsor dangkal.

Sesuai dengan hasil penelitian, bahwasannya akar bidara laut mampu menembus tanah lapisan yang dalam. Dan memiliki arsitektur akar tipe R yang bisa meningkatkan ketahanan tanah untuk bergeser.

Sumber penelitian dari Jurnal Penelitian Kehutanan Wallace, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

2. Pohon Mindi

Pohon mindi yang memiliki sifat akar tunggang, mempunyai akar yang banyak cabangnya dan dalam, mudah di jumpai didaerah dataran tinggi dan dataran rendah, dan bisa tumbuh dengan cepat di wilayah beriklim tropis ataupun subtropis.

3. Pohon Mahoni

Pohon mahoni yang mempunyai nama ilmiah Swietenia Macrophylla juga mempunyai karakteristik akar tunggang yang dalam namun pohon mahoni mempunyai akar cabang yang sedikit.

Akarnya juga mampu menyimpan cadangan air dan kuat sebagai penghambat tanah longsor.

Selain itu, pohon mahoni juga mampu menyaring udara dan polusi hingga 69%.

4. Pohon Jati

Pohon jati ini memiliki kualitas kayu yang bagus, karakteristik akarnya sama seperti pohon mahoni. Cocok untuk ditanam didaerah yang mempunyai lereng curam.

Alangkah baiknya kita semua bersahabat dengan lingkungan sekitar, menjaga dan merawatnya. Agar tidak terjadi bencana-bencana alam yang tidak kita inginkan.

Baca Juga : Penyebab Gempa Bumi

Dampak Bencana Tanah Longsor

Dampak Bencana Tanah Longsor

Bencana alam apapun, pasti akan mendatangkan dampak bagi sekitarnya. Apalagi tanah longsor, ketika sudah terjadi. Maka akan merusak lingkungan sekitar, menghambat aktivitas,  dan bahkan akan memakan korban.

Untuk itu kita patut mengetahui dan paham, penyebab tanah longsor, bagaimana cara mencegahnya, dan tanaman apa saja yang cocok untuk daerah rawan longsor. Sedikit ilmu ini, semoga bermanfaat.

Leave a Reply