Penyebab Gempa Bumi Beserta Pengertian dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gempa Bumi –  Sekarang sudah banyak kejadian fenomena, baik fenomena alam maupun fenomena sosial. Keduanya sama-sama mempunyai penyebab, baik dari faktor alam itu sendiri maupun karena ulah tangan manusia.

Fenomena alam sering terjadi dengan tak terduga, seperti gempa bumi. Ternyata gempa bumi juga bisa disebabkan oleh alam dan juga bisa disebabkan oleh ulah manusia. Apa sih, penyebab-penyebabnya? Yukk.. langsung saja kita simak..

Pengertian Gempa Bumi

penyebab gempa bumi

Gempa bumi merupakan suatu getaran atau pergerakan yang terjadi dipermukaan bumi secara tiba-tiba diakibatkan oleh adanya pelepasan sebuah energi secara tiba-tiba yang mengakibatkan terciptanya gelombang seismik.

Ketika seismik ini tercipta, maka bisa merusak berbagai  hal yang ada diatas permukaan bumi, seperti pohon, bangunan, fasilitas umum, dan lain sebagainya.

Selain dari kekuatannya, tingkat kerusakan yang diciptakan oleh gempa bumi juga dilihat dari seberapa luas daerah yang terjadi gempa bumi.

Potensi untuk merusak bumi juga tergantung kedalaman gempa bumi yang terjadi pada suatu permukaan bumi.

Semakin dekat dengan permukaan tanah, sehingga gempa bumi semakin berpotensi untuk merusak lebih besar lagi.

Sampai saat ini gempa bumi belum bisa diperkirakan oleh berbagai macam alat teknologi yang sudah ada sekarang.

Akan tetapi kekuatannya masih bisa diukur menggunakan Seismometer.

Sedangkan untuk skala yang biasa digunakan untuk mengukur gempa bumi ialah Skala Richter.

Skala Richter (SR)bisa didefinisikan sebagai logaritma (basis 10) dari amplitudo maksimum, diukur dalam satuan mikrometer, dari jarak 100 kilometer dari pusat gempa bumi.

Ukuran skala Richter <2.0 – >13.0, untuk dibawah 2.0 gempa kecil, tidak terasa. Tapi apabila lebih dari 13.0, saat ini masih belum pernah terekam.

Sampai saat ini, gempa bumi yang terbesar 12.0-12.9 skala Richter di saat tumbukan meteorit di semenanjung Yucatan, 66 juta tahun yang lalu yang membentuk kawah Chicxulub.

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa gempa bumi pasti ada penyebabnya.

Gempa bumi disebabkan oleh dua hal, yaitu disebabkan secara alami, seperti aktivitas gunung berapi yang aktif atau pergerakan lempeng bumi.

Dan secara buatan, yang disebabkan oleh ulah tangan manusia langsung, seperti adanya ledakan.

Penyebab Gempa Bumi

penyebab gempa bumi

1. Berdasarkan Penyebab

  • Gempa Bumi Tektonik

Gempa bumi tektonik merupakan jenis gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik.

Pergeseran ini terjadi karena besarnya tenaga yang dihasilkan akibat adanya tekanan antara lempeng batuan didalam perut bumi.

Gempa bumi tektonik ini banyak menyebabkan kerusakan di permukaan bumi, karena getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi.

Kalau dimisalkan, gempa bumi tektonik seperti gelang karet yang ditarik dan dilepaskan secara tiba-tiba.

  • Gempa Bumi Vulkanik

Gempa bumi vulkanik atau biasa kita dengar gempa karena aktivitas gunung berapi.

Lebih tepatnya lagi disebabkan oleh adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung berapi meletus.

Semakin tinggi keaktifan gunung berapi tersebut maka akan menyebabkan ledakan yang juga tinggi.

Hal itu akan menimbulkan terjadinya gempa bumi yang secara otomatis juga akan lebih kuat. Biasanya gempa bumi vulkanik ini hanya dirasakan disekitar gunung berapi.

Baca Juga : Pemanasan Global

  • Gempa Bumi Tumbukan

Gempa bumi tumbukan ini disebabkan oleh tumbukan asteroid, meteor atau benda langit lainnya yang jatuh ke permukaan bumi. Namun, gempa bumi tumbukan jarang sekali terjadi. Tapi sekali terjadi kekuatannya bisa >9 skala Richter.

  • Gempa Bumi Runtuhan

Gempa bumi runtuhan biasanya terjadi disebabkan oleh runtuhnya suatu tanah yang tertumpuk menjadi tinggi.

Biasanya gempa ini terjadi di daerah kapur atau di daerah pertambangan.

Gempa bumi runtuhan biasanya jarang terjadi dan bersifat lokal.

  • Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi buatan ini disebabkan oleh ulah tangan manusia sendiri. Seperti pengeboman, peledakan dinamit, dan nuklir ataupun palu yang dihantamkan ke permukaan bumi.

2. Berdasarkan Kedalaman

  • Gempa Bumi Dalam

Gempa bumi dalam maksutnya adalah gempa bumi yang titik pusat gempa didalam bumi atau biasa disebut hiposentrum lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi.

Pada umumnya gempa bumi dalam tidak terlalu membahayakan.

  • Gempa Bumi Menengah

Gempa bumi menengah ialah gempa bumi yang hiposentrumnya berkisar antara 60 km sampai 300km di bawah permukaan bumi.

Efek dari gempa bumi menengah ini akan menyebabkan sedikit kerusakan dan getarannya akan lebih terasa.

  • Gempa Bumi Dangkal

Sedangkan gempa bumi dangkal ialah gempa bumi yang hiposentrumnya berkisar kurang dari 60km dari permukaan bumi.

Gempa bumi dangkal ini biasanya akan menyebabkan kerusakan yang besar, dan getarannya pun akan sangat terasa. Dan bahkan bisa menjalar ke beberapa daerah.

Jadi kesimpulannya jika kita lihat penyebab gempa bumi dari kedalamannya. Semakin dekat hiposentrumnya dengan permukaan bumi.

Maka kerusakan dan efek getarannya akan jauh lebih merusak dan terasa.

Baca Juga : Bank Sampah

3. Berdasarkan Gelombang

  • Gelombang Primer

Gelombang primer atau biasa kita kenal gelombang lungitudinal ialah gelombang atau sebuah getaran yang merambat di tubuh bumu dengan kecepatan berkisar antara 7-14km/sekon.

Getaran ini berasal dari titik pusat gempa bumi atau hiposentrum.

  • Gelombang Sekunder

Gelombang sekunder atau biasa kita kenal dengan gelombang transversal ialah gelombang atau sebuah getaran yang merambat selayaknya gelombang primer dengan kecepatan lebih berkurang dari gelombang sekunder.

Berkisar antara 4-7 km/sekon. Gelombang sekunder ini tidak bisa merambat melalui lapisan cair.

Cara Menghadapi Gempa Bumi

cara menghadapi gempa bumi

Banyak orang-orang yang mengalami kepanikan ketika gempa bumi terjadi.

Karena paniknya sampai tidak tau harus kemana dan berbuat apa untuk melindungi diri dari gempa bumi.

Sehingga, malah membahayakan dirinya sendiri. Nah, ini adalah cara menghadapi gempa bumi.

  • Di dalam Ruangan

Ketika Anda berada dalam sebuah ruangan baik disebuah rumah atau gedung, kemudian terjadi gempa bumi.

Maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah merangkak dengan tenang. karena ketika Anda jalan berdiri maka akan susah untuk mengontrol keseimbangan tubuh.

Kemudian, ketika proses mencari tempat untuk berlindung, lindungi kepala dengan barang empuk seperti bantal atau barang lainnya. Hindari benda-benda keras seperti jendela, lemari dll.

Selanjutnya, bersembunyilah di bawah tempat yang keras, seperti meja. Juga hindari langit-langit yang mudah runtuh dan benda-benda yang tergantung lainnya.

  • Di luar Ruangan

Ketika Anda berada diluar ruangan, seperti dijalan umum, tempat umum.

Maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghindari bangunan-bangunan tinggi, pohon, tiang/pusat listrik, papan reklame dan berbagai benda yang memungkinkan untuk bisa roboh secara tiba-tiba.

Usahakan Anda mencari tempat yang terbuka, seperti lapangan atau halaman yang luas.

  • Di Kendaraan

Ketika Anda sedang dalam keadaan berkendara, maka usahakan Anda tetap tenang agar bisa berfikir dengan jernih. Hal yang harus Anda lakukan adalah berhenti dan keluar. Kemudian carilah tempat yang terbuka.

  • Di Lift

Ketika Anda berada disebuah gedung kemudian terjadi gempa bumi.

Sebaiknya jangan memilih turun lewat lift, pilihlah lewat tangga.

Tapi, apabila Anda sudah terlanjur berada di lift maka hal yang harus Anda lakukan adalah langsung menghubungi manajer gedung menggunakan interphone yang sudah ada di dekat tombol lift.

Ketika lift sudah dibuka, maka cepat-cepatlah untuk keluar.

Baca Juga : Penyebab Banjir

Demikian tadi pembahasan mengenai penyebab gampa bumi lengkap beserta dengan macam macam penyebab, pengertian dan cara untuk menghindari gempa bumi. Mudah – mudahan artikel ini bermanfaat. Terimakasih banyak.

Leave a Reply