PENGERTIAN KORUPSI : Faktor Penyebab, Dampak, Contoh Kasus

PENGERTIAN KORUPSI : Faktor Penyebab, Dampak, Contoh Kasus

Pengertian Korupsi – Sebagai generasi masa kini, Anda pasti sudah banyak mendengar mengenai kasus korupsi. Ini adalah isu yang paling utama harus diberantas dan diubah mulai dari saat ini. Generasi muda yang ada saat ini harus dicegah dari tindakan yang satu ini.

Tidak perlu saling menyalahkan dan saling menuding hidung orang lain. Mulai dari diri sendiri dan tularkan kebiasaan baik kepada orang lain. Maka dari itu, tindakan pencegahan terkecil adalah dengan memulai datang tepat waktu kantor dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Selain itu, perlu bagi generasi muda perlu untuk mengerti secara lengkap mengenai informasi seputar korupsi.

Arti Korupsi

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Generasi muda Indonesia saat ini harus mulai diberikan pengertian mengenai apa itu korupsi. Korupsi merupakan suatu bentuk tindakan tercela yang mencerminkan sifat ketidakjujuran dengan cara mengambil apa yang bukan menjadi haknya.

Tindakan ini bisa dilakukan oleh siapapun, baik perorangan maupun organisasi yang memiliki kekuasaan. Yang jelas itu adalah tindakan tercela. Seringkali tindakan ini dilakukan hanya untuk memperkaya diri sendiri atau mengambil keuntungan secara pribadi dengan cara yang tidak baik.

Tindakan ini sama dengan perampokan secara diam-diam atau terang-terangan. Tindakan seperti menyuap dan juga menggelapkan uang termasuk ke dalam kategori korupsi. Sekali lagi jangan sibuk saling menyalahkan orang lain.

Masing-masing diri ini perlu untuk saling menginstropeksi diri, karena bangsa Indonesia ini sangat terkenal dengan budaya tidak tepat waktunya. Biasakanlah untuk selalu tepat waktu, karena waktu itu sangat berharga.

Korupsi Terjadi dalam Berbagai Macam Skala

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Anda pasti sudah mengerti mengenai korupsi skala besar. Korupsi jenis ini biasa dilakukan oleh pihak yang berkuasa. Bisa jadi di dalam perusahaan atau di pemerintahan. Keduanya merupakan tindakan yang sama-sama merugikan orang lain.

Tindakan kriminal dalam skala besar ini muncul secara endemik dan biasanya memiliki frekuensi pengulangan yang regular. Maka dari itu, dibentuklah organisasi dan juga gerakan-gerakan anti-korupsi. Organisasi atau gerakna seperti ini sangat penting dilakukan guna mencegah merajalelanya kasus korupsi.

Seandainya para koruptor tahu bahwa segala tindakan keji yang dilakukan akan berbalik kepada diri mereka sendiri. Jika suatu saat kasus mereka terbuka, maka akan ada efek sosial dengan cara mengucilkan dirinya dan juga satu keluarga besarnya.

Jadi dengan kata lain, kekayaan yang didapatkan dengan jalan yang tidak baik adalah kekayaan yang fana. Setelah membahas mengenai korupsi dalam skala besar, yang berikutnya yaitu korupsi skala kecil. Korupsi ini bisa dilakukan oleh siapa saja.

Misalkan saja seorang pedagang yang melakukan kecurangan dalam menimbang guna mendapatkan keuntungan yang banyak. Tindakan ini termasuk kedalam tindak penipuan yang mana termasuk dalam korupsi kecil. Maka dari itu, jadilah pedagang yang jujur.

Tuhan pasti akan membalas kebaikan dari setiap tindakan dengan membukakan pintu rejeki melalui hal lainnya. Berbuatlah jujur pasti, Anda akan merasakan buah dari kebaikan sendiri suatu hari nanti melaui hal yang tidak disangka-sangka.

Tindakan korupsi kecil yang lainnya adalah mahasiswa yang titip absen, mencontek saat ulangan, bolos pelajaran, dan datang tidak tepat waktu, pulang sebelum waktunya tanpa ada keterangan yang jelas. Semua tindakan buruk yang terasa begitu sepele ini merupakan salah satu bibit dari korupsi.

Ingatlah bahwa tindakan yang besar selalu dimulai dari yang kecil. Maka dari itu, mulailah mengubah sikap dan berusahalah untuk jujur dan bertindak sesuai dengan peraturan yang ada. Tindakan baik yang terasa kecil ini akan menjadi sesuatu yang besar jika ada banyak orang yang melakukannya.

Berilah contoh yang baik kepada generasi muda. Jika perbuatan baik kecil yang terasa sulit ini dirasakan sangat berat, tetaplah paksakan. Ibaratkan air mengalir kebawah. Tentu sudah merupakan kepastian bahwa air akan mengalir kebawah yang mana artinya berbuat sesuatu yang tidak baik itu lebih.

Tetapi tindakan buruk akan kembali ke diri sendiri suatu saat nanti. Tuhan tidak langsung menghukum, karena Dia menunggu hamba-Nya untuk sadar kembali. Tuhan itu Maha Pemurah. Hidup di dunia ini adalah ujian bagi manusia sebagai seorang khalifah yang artinya pemimpin.

Khalifah yang berarti pemimpin dapat juga diartikan bahwa setiap manusia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Maka dari itu, jadilah khalifah yang baik, karena perbuatan baik itu akan kembali baik bagi diri sendiri. Jika terjadi penipuan dan Anda sedang didzalimi, mungkin ini saatnya Anda untuk bersabar dan berdoa meminta kebaikan yang dapat saja datang di masa mendatang.

Akibat Tindakan Korupsi

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Tidak ada kebaikan yang menyertai dari tindakan keji yang satu ini. Tindakan memperkaya diri dengan cara yang salah ini akan menghambat perkembangan ekonomi secara langsung ataupun tidak langsung. Hal itu disebabkan oleh korupsi akan berbanding terbalik dengan produktivitas.

Jika sampai tingkat produktivitas ini menurun secara drastis, maka akan berimbas pada turunnya penjualan produk dan suatu saat akan membawakan kehancuran baik perekonomian. Hasil ynag sangat nyata bisa dilihat dari berbagai negara dengan tingkat korupsi yang tinggi.

Negara dengan tingkat korupsi paling tinggi sedunia saat ini adalah Yaman. Hal yang lebih mengerikan lagi dari reputasi buruk negara ini sampai tercatat di Wikipedia dan juga banyak sekali situs-situs internet berskala Internasional. Ukirlah prestasi yang baik bagi negara Indonesia, jadi cegahlah tindakan seperti ini dengan mengajarkan moral kepada generasi muda sejak dini.

Kesenjangan sosial yang disana jumlahnya sangatlah banyak. Jadi orang kaya semakin kaya akibat korupsi dan orang miskin semakin miskin. Perlu disadari bahwa kemiskinan adalah pangkal dari kejahatan. Korupsi juga dapat menyebabkan orang lain yang menjadi korban merasakan frustasi yang amat mendalam.

Korupsi juga dapat membuat stok dan investasi menjadi tidak stabil. Korupsi juga dapat membuat sedikitnya lapangan kerja yang ada. Sekali lagi tindakan ini adalah tindakan yang sangat keji. Bahkan korupsi dalam skala yang besar setara dengan pembunuhan orang secara masal baik secara langsung atau tidak langsung.

Pembunuhan secara langsung akibat korupsi skala besar adalah tingginya angka kematian. Tingginya angka tersebut bisa jadi karena tidak makan atau kurangnya memadainya fasilitas kesehatan. Maka dari itu, tanamkanlah moral mengenai indahnya proses atau perjuangan untuk menggapai cita-cita, jadi sesuatu itu tidak ada yang instan.

Misalkan, hampir semua orang itu pasti menginginkan kekayaan. Untuk menggapai hal tersebut, maka dibutuhkan kerja keras dan kerja pintar. Jadi jangan sampai menggunakan kelebihan yang berupa kepandaian untuk membodohi orang lain dengan jalan korupsi.

Korupsi Menurut Pandangan Secara Global

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Kasus korupsi memang menjadi masalah yang global alias terjadi tidak hanya di Indonesia saja. Bank Dunia juga selalu memonitor mengenai efek dari korupsi di beberapa negara yang menjadi kliennya. Pengamatan yang dilakukan tersebut sudah lebih dari 20 tahun.

Berdasarkan data-data yang sudah ada, maka Bank Dunia juga berusaha untuk memerangi korupsi. Ada beberapa metode yang biasa digunakan untuk memberantas korupsi yaitu membangun kapabilitas klien, melakukan proses transparansi, menjadi institusi yang dapat dipercaya, dan mengimplementasikan program anti-korupsi.

Bank Dunia juga berusaha untuk mengubah dengan cara membangun kompetensi dari negara-negara yang menjadi kliennya. Pembangunan kompetensi tersebut dilakukan dengn jalan membuat implementasi kebijakan-kebijakan dan juga peraturan yang dapat meningkatkan dan memperkuat integritas publik.

Pengentasan korupsi yang dilakukan oleh Bank Dunia akan berlangsung terus-menerus. Dengan pengentasan tersebut, diharapkan para negara yang menjadi kliennya akan dapat membangun infrastruktur dengan lebih cepat, kesenjangan sosial berkurang, menekan angka kriminalitas secara tidak langsung, dan juga membuat perekonomian kliennya menjadi stabil.

Beberapa Negara yang Menjadi Klien Bank Dunia

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Ada banyak sekali negara yang mengalami kasus korupsi terjadi di negaranya. Maka dari itu, beberapa negara tersebut mendaftar menjadi klien dari Bank Dunia. Beberapa negara tersebut adalah Afghanistan, Brazil, dan Guinea.

1. Afghanistan

Klien yang satu ini sudah mulai berhasil dalam memanajemen keuangan publiknya dan melakukan proses transparansi yang jelas mengenai manajemen itu. Proses transparansi yang dilakukan di negara tersebut dilakukan oleh lembaga yang disebut National Procurement Authority (NPA).

Langkah-langkah yang dilakukan tersebut telah meningkatkan perkembangan dari Afghanistan. Selain itu, lembaga tersebut membantu negara dalam menyelamatkan dana sebanyak $270 juta.

2. Brazil

Di Brazil terdapat sebuah survei analisis yang diinstalkan di smartphone. Survei tersebut menolong dalam mendeteksi adanya keanehan interaksi antara penyedia tempat umum dengan penggunyanya. Percobaan pertama dengan menggunakan survei tersebut dilakukan dengan mengkombinasikan feedback pasien dan dikombinasikan dengan data administrasi yang ada di rumah sakit.

Percobaan kedua digunakan untuk melacak dan menginvestigasi mengenai kasus penyuapan dan juga korupsi. Hal tersebut dirasakan cukup sukses dengan menggunakan survei ini. Survei tersebut dibuat atas kerjasama negara ini dengan Bank Dunia.

3. Guinea

Negara ini pertama berdiri adalah pada tanggal 1958. Di negara tersebut memiliki sebuah aplikasi yang digunakan untuk mendaftarkan nama seluruh pegawai sipil di Guinea dan aplikasi tersebut dibuat pada tahun 2015 dengan menggunakan identifikasi biometrik.

Aplikasi tersebut berguna untuk melakukan sensus terhadap seluruh pegawai negeri dan juga untuk menghilangkan adanya pegawai negara fiktif. Pencegahan kecurangan tersebut dapat menghemat biaya sebesar US $ 1,7 juta dengan menghentikan pembayaran gaji pada pegawai negeri sipil fiktif.

Kenyataan Mengenai Kondisi Korupsi di Tanah Air

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Berdasarkan World Economic Forum (WEF) yang dikeluarkan pada 18 September 2018, Indonesia sudah tidak lagi terdaftar dalam 20 negara paling korupsi sedunia. Tentu saja ini merupakan prestasi yang baik bagi Indonesia.

Walaupun demikian, bukan berarti korupsi sudah benar-benar bersih dari tanah air Indonesia. Sebagai generasi saat ini, harus segera bergerak sedini mungkin untuk mencegah tindakan korupsi. Tidak ada kebaikan yang akan menyertai dari tindakan yang jahat satu ini. Ingat hidup itu tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat, maka dari itu hindarilah korupsi.

Selain itu, hal yang sangat disayangkan adalah kabar dari Badan Pusat Statistik Indonesia yang disampaikan mengenai Indeks Perilaku Anti Korupsi. Penilaian dari indeks ini adalah dari skala 0 sampai dengan skala angka 5.

Angka 0 berarti bahwa masyarakat bertindak menjadi lebih permisif terhadap korupsi. Sedangkan angka 5 berarti masyarakat menjadi bersifat cenderung ke anti-korupsi. Nilai dari IPAK sedikit menurun dibandingkan dengan tahun 2017 yaitu 3.66 dari 3.71.

Maka dari itu, penanaman sifat anti-korupsi harus dimulai dari generasi muda masa sekarang. Tanamkanlah moral lebih banyak lagi kepada generasi yang lebih muda lagi. Ingatkan melalui humor bila ada teman yang berbuat salah.

Introspeksi diri dan lakukan perubahan. Secara bersama-sama, pencegahan dari korupsi akan terasa menjadi lebih efektif. Jika dilakukan secara bersama dan berkesinambungan, maka suatu saat Indonesia yang bersih dari korupsi dapat dilakukan.

Cara Cara untuk Mencegah Korupsi

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi. Segala macam cara yang dapat dilakukan:

1. Adat Secara Sosial

Anda pasti sudah mengetahui mengenai apa itu adat dan juga hukum sosial. Keduanya adalah peraturan yang tidak tertulis, tetapi harus tetap dipatuhi oleh semua orang yang berada di lingkungan tersebut. Jika ada orang yang melakukan korupsi dan disiarkan beritanya melalui televisi dan juga media online, maka keluarga dari sang pelaku korupsi akan dikucilkan oleh banyak orang.

Pengucilan tersebut bisa jadi dengan mencibir secara terang-terangan atau digunjingkan. Tentu hal itu akan membuat sang keluarga merasa malu, jika masih punya rasa malu. Suatu saat jika keluarga sang pelaku mengetahui bahwa sang pelaku hendak mengulangi lagi perbuatannya, maka mereka akan menjadi orang terdekat yang mencegah sang pelaku.

Jadi adat sosial seperti ini perlu untuk dipertahankan. Tujuannya adalah untuk membuat sang pelaku dan keluarganya menjadi jera. Berbuat kebaikan adalah keharusan, sehingga jika dilakukan dengan memaksa itu tidak apa-apa dan justru itu adalah hal yang seharusnya dilakukan.

2. Tanamkan Agama dan Moral Kepada Anak Sejak Dini

Setiap agama pasti akan melarang korupsi. Mengajarkan agama kepada anak sejak dini adalah hal yang sangat penting. Maka dari itu, hal ini dapat mencegah sang anak melakukan tindak kejahatan korupsi ketika dia sudah besar.

Selain itu, dongengkan anak mengenai pendidikan moral sejak dini. Masukkan banyak pendidikan moral melalui cerita-cerita yang menarik, sehingga hal tersebut akan sangat mengena bagi anak-anak dan mereka akan mengingat secara terus-menerus akan dongeng atau cerita tersebut.

Dalam dongeng tersebut, Anda juga dapat memasukkan pesan moral mengenai arti pentingnya bekerja keras. Bahkan Thomas Alfa Edison saja memiliki slogan,”kerja keras 99% dan bakat 1%”. Jadi orang yang bekerja keras dan pantang menyerah suatu saat akan mendapatkan apa yang diinginkan dan semua itu membutuhkan proses.

Anak-anak akan memahami suatu saat nanti dengan menceritakan pentingnya bekerja keras melalui berbagai macam cerita yang berbeda yang mana memiliki pesan moral yang sama. Yang jelas dengan menghargai proses, maka orang akan lebih memahami bahwa yang instan itu biasanya tidak baik, seperti halnya korupsi.

Pentingnya Mencegah Korupsi

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Salah satu faktor yang menyebabkan menjamurnya korupsi adalah kurangnya transparansi mengenai suatu alur aliran keuangan. Akibatnya yakni akan ada banyak sekali kasus korupsi yang tidak terdeteksi dan diketahui.

Alhasil perbuatan buruk tersebut akan berdampak sangat buruk bagi masyarakat. Dampak buruk dari korupsi dapat dilihat sebagai berikut.

  1. Mengurangi tingkat kepercayaan kepada pemerintah
  2. Membuang-buang sumber daya alam dan juga keuangan negara yang seharusnya dipakai untuk membangun negara
  3. Menyebabkan ketidakadilan dan penderitaan bagi banyak warga negara
  4. Proses pembangunan menjadi tidak lagi efisiensi
  5. Pencitraan diri yang tidak baik, sehingga menyebabkan kesulitan di masa mendatang untuk dapat merekrut pegawai
  6. dengan karakter yang jujur dan berkualitas.
  7. Dalam kasus bisnis, akan menyebabkan susah mendapatkan tender dan juga harga stok yang tidak stabil

Jadi aka nada banyak kerugian bagi organisasi atau oknum yang melakukan hal korupsi. Kemudian, World Economic Forum (WEF) juga mengatakan bahwa estimasi harga dari korupsi secara global adalah sebesar US $ 2.6 triliun setiap tahunnya.

Nominal yang disebutkan memang sangat besar bukan. Bayangkan bila uang tersebut sepenuhnya digunakan untuk membangun sebuah negara. Pasti perubahan yang ada akan langsung menjadi sangat signifikan. Maka dari itu, orang yang korupsi harus dihukum dengan sangat berat.

Hal tersebut akan dapat menimbulkan efek jera terhadap calon-calon koruptor berikutnya. Biasanya orang yang paling akan terkena dampak adalah orang-orang dari kalangan yang kurang mampu. Padahal seharusnya orang yang paling melindungi warganya adalah pemerintahan di negara tersebut.

Berbagai Kondisi Pemicu Korupsi

Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi

Ada banyak sekali kondisi yang dapat memicu terjadinya korupsi. Beberapa hal tersebut :

  1. Tidak adanya kebijakan dan juga prosedur yang mengatur secara rinci, jelas, dan mengikat
  2. Kurangnya audit yang bertugas melakukan pengecekan
  3. Komunikasi dan juga laporan yang tidak mendetail dan juga jelas
  4. Supervisor dan juga pihak manajemen yang kurang mampu mengatur dengan baik
  5. Pekerja yang memiliki hubungan yang dekat dengan pemegang saham di luar perusahaan
  6. Kurangnya penerimaan mengenai standar etika
  7. Kebudayaan tidak baik seperti melanggar peraturan dan juga menggunakan cara instan dalam sebuah perusahaan

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Pengertian Korupsi

Leave a Comment