GLOBALISASI : Pengertian, Dampak Positif Negatif, Faktor Pendorong

GLOBALISASI : Pengertian, Dampak Positif Negatif, Faktor Pendorong

Pengertian Globalisasi – Apa arti dari pengertian globalisasi secara umum? Globalisasi merupakan suatu hubungan sosial yang mendunia yang terhubung satu dengan yang lainnya. Di antara kejadian dari tempat-tempat yang berbeda yang kemudian dampaknya bisa berpengaruh bagi tempat lainnya. Pengertian globalisasi ini juga disebutkan oleh para ahli.

Salah satunya menurut Malcom Waters, yang di mana definisi dari globalisasi ini adalah membuat batasan antara geografis dan budaya yang menjadi samar didalam pikiran seseorang lalu semuanya menjadi satu. Sedangkan menurut Masour Fakih, globalisasi adalah semakin majunya peran pasar, investasi, dan dalam bidang ekonomi secara global yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.

Apa Saja Teori dari Globalisasi

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Globalisasi dibagi lagi menjadi beberapa bagian teori, yang juga telah dikemukakan oleh para ahli yaitu Cochrane dan Pain yang menyatakan bahwa di dalam globalisasi ini ada 3 pemeran utama yang penting. Diantaranya yaitu :

  1. Globalis
  2. Tradisionalis
  3. Transformalis

Penjelasan para ahli mengenai pengertian globalisasi dengan teori tersebut, di antaranya yaitu :

1. Menurut Para Globalis

Dengan adanya globalisasi ini maka hasilnya akan membawa konsekuensi secara langsung. Pada kehidupan yang ada di seluruh dunia dan bahwa nantinya akan muncul serangan budaya homegen. Yang kemudian akan menyebar lagi ke seluruh dunia.

Mengenai teori tersebut, para globalis positif mengatakan bahwa hal itu bisa menjadikan masyarakat dunia yang memiliki pikiran dengan lebih terbuka dan juga toleran terhadap budaya walaupun budaya tersebut berasal dari luar budayanya sendiri. Sedangkan menurut globalis negatif teorinya berbeda.

Menurut para globalis negatif, dengan adanya globalisasi ini justru akan membawa dampak negatif yang bisa melunturkan budaya asli masing-masing masyarakat. Serta menganggap bahwa hal itu menjadi salah satu upaya dari negara adidaya untuk kemudian merasa memiliki hak untuk menjajah budaya dari negara lain.

2. Menurut Tradisionalis

Di dalam teori yang satu ini para ahli mengatakan bahwa, sekelompok orang yang tidak menganggap adanya globalisasi akan sama artinya dengan mereka yang menganggap bahwa proses yang saat ini terjadi menjadi dampak dari perubahan yang sudah terjadi sejak zaman dahulu.

3. Menurut Transformalis

Bagaimana dengan teori transformalis? yaitu orang yang berada di antara teori globalis dan tradisionalis menganggap bahwa globalisasi benar terjadi tetapi terlalu dilebih-lebihkan oleh orang-orang tertentu.

4. Teori Globalisasi Lainnya

Masih ada teori globalisasi lainnya, yang di mana telah disebutkan oleh seorang ahli bernama George Ritzer yang mengatakan bahwa era globalisasi ini sudah ditandai dengan adanya perkembangan yang ada di dalam komunikasi seperti misalnya muncul telepon dan televisi. Yang kemudian diakhiri dengan adanya kesadaran masyarakat akan globalisasi tersebut.

Faktor Penyebab Globalisasi

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

1. Perkembangan Teknologi dan Informasi

Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan juga komunikasi, maka hal itu akan berdampak pada kemudahan transaksi keuangan yang terjadi di seluruh negara yang ada di dunia. Bahkan selama beberapa waktu terakhir, ada banyak sekali perkembangan di bidang teknologi yang juga berkaitan langsung dengan transaksi keuangan.

Hal itu tentu akan memudahkan Anda dalam melakukan transaksi tidak hanya di negara Anda sendiri, tetapi juga di negara lainnya.

2. Banyaknya Kerja Sama Secara Internasional

Penyebab kedua munculnya globalisasi di dunia adalah terjadinya kerja sama secara internasional antar negara yang juga memudahkan transaksi keuangan sebelumnya yang dilakukan oleh berbagai negara di dunia. Melalui sektor ekonomi inilah ada banyak produk dari luar negeri, yang lalu masuk ke dalam negeri dan begitu pun sebaliknya.

3. Kemudahan di Bidang Transportasi

Penyebab munculnya globalisasi yang berikutnya adalah adanya kemudahan dalam hal transportasi. Hal ini masih berkaitan dengan penyebab sebelumnya yaitu adanya sistem pengiriman yang maju, yang menyebabkan masyarakat menjadi mudah dalam mengirimkan barang walaupun terpisah oleh jarak yang sangat jauh.

4. Adanya Ekonomi yang Terbuka

Era globalisasi juga terjadi karena negara-negara yang ada di dunia sudah sangat terbuka dalam hal ekonomi. Yang membuat perdagangan secara global juga diterima dengan terbuka, yang menyebabkan munculnya berbagai macam produk saling bertukar tempat dari satu tempat ke tempat yang lain.

Dari adanya produk yang masuk itu, tentu mengandung juga budaya dan unsur dari negara lainnya yang kemudian mempengaruhi budaya di dalam negara itu sendiri. Era globalisasi ini juga terdorong oleh pasar uang yang kini sudah sangat mendunia, yang menjadikan transaksi keuangan di dalam suatu negara menjadi lebih besar.

Intinya semua penyebab dari globalisasi adalah karena kegiatan ekonomi antar negara sudah semakin terbuka, sehingga memudahkan setiap negara di dunia untuk berinteraksi. Serta menjalin kerja sama di segala bidang, yang mengakibatkan munculnya banyak budaya baru dan hal-hal baru yang berasal dari luar negeri ke dalam negeri.

Namun agar globalisasi tidak memberi dampak negatif di suatu negara, maka hal itu harus didukung oleh kesadaran masing-masing manusia untuk selalu mencintai dan melestarikan budayanya sendiri.

Dampak atau Pengaruh dari Globalisasi

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Akibat dari adanya globalisasi ini tentu akan memunculkan dampak tersendiri di dalam kehidupan masyarakat. Dampak atau pengaruh dari globalisasi tersebut bisa menjadi negatif dan bisa juga menjadi positif, tergantung dari bidang yang ada. Dampak negatif dan dampak positif dari globalisasi ini di antaranya yaitu :

1. Dampak positif globalisasi

  • Kemudahan dalam mendapatkan informasi dan berbagai sumber ilmu pengetahuan.
  • Kehidupan sosial dan ekonomi seseorang menjadi lebih meningkat.
  • Kemajuan dalam bidang teknologi, komunikasi, transportasi, dan informasi semakin memudahkan kehidupan setiap manusia.

2. Dampak negatif globalisasi

  • Mudahnya budaya barat masuk ke dalam suatu negara dan bisa menghancurkan budaya lokal yang ada di negara tersebut.
  • Lunturnya nila-nilai kebudayaan yang ada di suatu daerah atau negara, seperti budaya gotong royong antar masyarakat dan lain sebagainya.
  • Rusaknya suatu lingkungan yang diakibatkan oleh meningkatnya polusi udara.
  • Semakin maraknya penyelundupan barang ilegal atau barang terlarang.

Bukan itu saja, tetapi globalisasi ini juga berdampak penuh pada berbagai bidang yang ada misalnya politik, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya.

Dampak Globalisasi di Bidang Politik

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Dengan adanya globalisasi yang terjadi di zaman sekarang ini, maka pemikiran politik di setiap negara menjadi lebih terbuka untuk mendapatkan sistem ketatanegaraan yang lebih baik dari sebelumnya. Serta untuk mensejahterakan di setiap lapisan masyarakat. Dengan adanya sistem tata negara yang lebih baik itu, sejumlah instansi negara pun mulai berubah menjadi lebih baik.

Misalnya saja di Indonesia dahulunya tidak mengenal DPD dan MK, namun sekarang dengan adanya globalisasi maka terdapat 2 instansi tersebut di Negara kita. Semakin lama globalisasi ini muncul maka, kesadaran masyarakat akan pentingnya politik pun semakin terbuka lebar. Selain itu tak heran jika jumlah partai politik pun semakin bertambah dan bermunculan.

Tetapi dengan adanya dampak negatif dari globalisasi di bidang politik, maka munculnya rasa akan hausnya kekuasaan pada setiap orang yang berkecimpung di dalam bidang politik tersebut. Serta munculnya kebiasaan money game, atau politik uang yang tentunya menjadikan kehidupan politik di suatu negara menjadi penuh dengan ketidakjujuran.

Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Bukan hanya di bidang politik saja, tetapi dampak dari adanya globalisasi ini juga muncul di bidang ekonomi. Misalnya dengan adanya pengaruh globalisasi di suatu negara, maka pemenuhan barang yang dibutuhkan oleh suatu masyarakat menjadi lebih mudah. Karena berbagai barang yang ada dari luar negeri bisa masuk ke dalam negeri. Bahkan proses penjualan dan pembeliannya pun terbilang mudah.

Tak heran jika kini sektor ekonomi kecil pun bisa semakin berkembang, dan bahkan bisa berpotensi dalam menjangkau pasar yang lebih besar yaitu pasar internasional. Itulah sebabnya globalisasi memiliki dampak negatif dan dampak positifnya sendiri. Ada banyak hal yang melandasi hal itu, misalnya kini setiap orang bisa berkomunikasi secara bebas dengan warga dari negara lain.

Karena kini sudah ada telepon atau hanphone yang menjadi media untuk memudahkan komunikasi tersebut. Selain itu kini masyarakat juga bisa menikmati berbagai macam produk, yang dihasilkan oleh negara lain. Namun kita tetap harus berhati-hati dengan dampak negatif dari globalisasi, jangan sampai kita terpengaruh oleh budaya luar yang belum tentu baik bagi kehidupan kita sendiri.

Gaya hidup yang konsumtif di dalam sektor ekonomi juga bisa menjadi salah satu dampak negatif dari globalisasi tersebut. Hal tersebut bisa saja terjadi pada masyarakat kita, karena dengan adanya fase global ini maka anda dapat dengan mudah mengakses dan mempelajari budaya yang ada di luar negeri kita.

Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah upaya untuk memfilter setiap budaya yang masuk ke dalam negara kita. Tidak semua jenis budaya khususnya yang berdampak buruk, bisa masuk dengan mudah atau bisa kita ikuti begitu saja. Sehingga kita tetap bisa menikmati berbagai dampak positif yang berasal dari luar negeri yang masuk ke negara kita.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Jika Anda mendengar kata globalisasi, pasti hal itu tidak asing lagi di telinga kita. Istilah globalisasi ini sudah akrab di telinga kita. Karena saat ini Anda sudah hidup di dalamnya, begitu juga dengan orang-orang yang ada di sekitar Anda sudah benar-benar menyatu dengan globalisasi. Secara harfiah globalisasi ini adalah zaman yang membentuk sebuah sistem yang melibatkan banyak masyarakat.

Sistem yang ada tersebut memungkinkan munculnya atau terjadinya pola interaksi, yang terdapat pada masyarakat di sebuah negara dengan masyarakat yang ada di negara-negara lain. Agar Anda dapat memahami dengan lebih jelas lagi mengenai globalisasi ini, berikut ini ada beberapa informasi terkait dengan pengertian globalisasi secara meluas dan menurut para ahli yang bisa Anda pelajari.

Secara etimologi globalisasi ini berasal dari bahasa Inggris, yang di mana artinya adalah universal dan litizon yang berarti sebuah proses. Sehingga pengertian globalisasi yang sesungguhnya adalah sebuah proses yang terjadi secara universal atau secara global. Yang kemudian proses itu terjadi tanpa adanya batasan negara, atau dengan kata lain proses itu sudah terjadi secara mendunia.

Sementara itu pengertian globalisasi menurut para ahli dibagi menjadi beberapa hal seperti berikut :

1. Menurut Friedman

Pengertian dari globalisasi ini adalah adanya sebuah dimensi yang secara teknologi dapat menyatukan masyarakat, yang ada di seluruh penjuru dunia. Secara ideologi dimensi ini dapat memicu timbulnya istilah pasar bebas. Contoh dari globalisasi yaitu munculnya pasar bebas, misalnya dalam hal jual beli online pada masyarakat di seluruh dunia.

2. Menurut L. Nyeman

Pengertian globalisasi adalah sebuah proses pertumbuhan, yang berlangsung dengan sangat cepat. Proses ini terjadi karena adanya hubungan ketergantungan, dari negara-negara yang ada di dunia. Terutama yang ada di bidang perdagangan dan juga keuangan. Ia juga menambahkan bahwa selain ketergantungan, setiap negara juga akan saling mempertahankan identitasnya.

Jika dilihat dari beberapa pendapat para ahli tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian dari globalisasi ini adalah sebuah dimensi yang berlangsung dengan sangat cepat yang melibatkan seluruh negara yang ada di dunia. Dimensi tersebut memungkinkan munculnya interaksi yang tiada batasnya. Sehingga masing-masing negara akan mempertahankan identitasnya dalam mengikuti proses yang ada.

Yang dimaksud dengan dimensi tersebut yaitu, adanya beberapa pengaruh dari globalisasi yang berdampak pada setiap negara di dunia. Pengaruh tersebut akan terlihat di berbagai aspek misalnya, politik, ekonomi, budaya, sosial, dan juga aspek ekologi. Misalnya saja di dalam aspek ekonomi, pengaruh globalisasi ini telah memunculkan adanya pasar bebas.

Yang dimaksud dengan pasar bebas ini adalah sebuah keadaan di bidang perdagangan barang, yang terjadi dari satu negara ke negara lainnya yang dapat dilakukan secara bebas.

Upaya yang Dapat Dilakukan dalam Menghadapi Globalisasi

Pengertian Globalisasi
Pengertian Globalisasi

Globalisasi sudah menjadi suatu fenomena di dalam kehidupan masyarakat, yang sudah tidak dapat dihindari lagi. Globalisasi ini muncul dengan sangat pesat, seiring dengan lajunya perkembangan dalam ilmu pengetahuan. Globalisasi juga mempengaruhi hampir seluruh aspek yang ada seperti teknologi komunikasi dan informasi, ekonomi, sosial, budaya, bahasa, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seperti yang telah kita ketahui, globalisasi juga memberi dampak yang negatif maupun yang positif bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pada setiap aspek yang telah terpengaruh oleh globalisasi, selalu muncul kedua dampak tersebut. Lalu upaya apa yang harus kita lakukan dalam hal, menghadapi dan menyikapi dampak globalisasi dengan baik.

Beragam upaya yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya yaitu :

1. Mencintai produk dalam negeri

Mencintai produk yang dihasilkan oleh negeri kita sendiri, bisa menjadi upaya dalam mengatasi dampak dari globalisasi. Sikap ini merupakan pengembangan dalam menghindari kehidupan yang bergaya kebarat-baratan, yang bisa menjadi berlebihan.

2. Menyaring budaya asing sesuai dengan norma, nilai, dan keyakinan agama

Untuk menghadapi globalisasi dan kemajemukan budaya, maka semua orang harus bisa menyaring kebudayaannya sendiri. Yaitu kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan lokal kita.

3. Mampu memahami nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila

Cinta akan nilai Pancasila yang ada di negara kita, akan mampu membantu kita untuk tetap menghormati kebudayaan Indonesia meskipun sudah banyak budaya asing yang masuk ke dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun bukan dari diri kita sendiri saja, tetapi negara dan pemerintah juga harus ikut andil dalam hal ini.

4. Harus memprioritaskan pemulihan ekonomi yang ada

Jika kita ingin menjadi negara yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dalam segala aspek misalnya aspek ekonomi, maka jadikan hal itu sebagai prioritas. Karena jika tidak, akan ada banyak konsekuensi yang harus kita hadapi. Seperti misalnya :

  • Meningkatnya harga barang-barang karena adanya inflasi yang tinggi.
  • Jumlah pengangguran yang semakin hari semakin bertambah banyak.
  • Kemiskinan yang semakin memilukan keadaannya.
  • Pertumbuhan ekonomi yang dinilai masih rendah.
  • Potensi konflik di suatu masyarakat yang semakin hari semakin tinggi.

5. Meningkatkan daya potensi nasional

Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang jumlahnya melimpah, maka sudah seharusnya negara kita ini mampu memenuhi segala sesuatunya sendiri. Tetapi tentu saja dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, yang mampu mengolah sumber daya alam yang kita miliki ini. Agar kita tidak bergantung lagi pada pihak asing.

6. Memanfaatkan kemajuan teknologi dalam hal pembangunan

Contohnya saja dengan menyediakan jaringan informasi yang menghubungkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, juga swasta baik di dalam maupun di luar negeri. Tujuannya tak lain adalah untuk meningkatkan daya saing produk yang ada di dalam negara kita.

7. Meningkatkan pengembangan usaha mikro

Indonesia memiliki potensi dan juga kekuatan, pada ranah usaha mikro. Karena usaha mikro tersebut memiliki beberapa keunggulan, seperti misalnya menjadi penyedia barang murah untuk kebutuhan rumah tangga maupun ekspor. Dengan efisiensi dan fleksibilitas yang tinggi, semangat usaha yang tinggi, profitabilitas tinggi, dan kemampuan pengembalian pinjaman.

8. Melakukan deregulasi dan debirokrasi

Tujuan dari hal ini adalah untuk menciptakan adanya regulasi baru, dalam menjunjung tinggi supremasi hukum, pengakuan terhadap adanya hak-hak asasi manusia, hak kepemilikan, kebabasan dalam berusaha, dan hak-hak yang dimiliki oleh masyarakat sipil.

9. Memanfaatkan forum kerja sama internasional

Tujuannya adalah untuk memperdalam lagi kerja sama, yang saling menguntungkan, mendorong proses globalisasi perdagangan dan juga investasi, dan kerja sama ekonomi dan teknologi.

Beberapa upaya yang bisa kita lakukan diatas sudah sepatutnya dilakukan dalam menghadapi dampak buruk dari globalisasi ini. Sehingga kita tidak akan terjerumus pada budaya asing yang tidak baik.

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Pengertian Globalisasi

Leave a Comment