ISI DWIKORA : Latar Belakang, Kronologi, Tujuan, Dampak (Lengkap)

ISI DWIKORA : Latar Belakang, Kronologi, Tujuan, Dampak (Lengkap)

Isi Dwikora – Dwikora terjadi setelah diserahkannya Irian Barat kepada Indonesia secara langsung oleh United Nation Temporary Excecutive Authority (UNTEA) pada 1 Mei 1963 silam. Hal ini juga yang membuat setahun kemudian, akhirnya Indonesia mulai berkonfrontasi dengan Malaysia. Pada saat itu, Presiden Soekarno sendiri memang sebelumnya, sudah dipengaruhi oleh partai komunis.

Dengan adanya kejadian tersebut yang menganggap PKI sebagai salah satu pembentukan federasi Malaysia, federasi Malaysia sendiri yang merupakan salah satu proyek non kolonialisme Inggris yang diperkirakan dapat mengancam kedaulatan Indonesia sendiri. Berikut ini adalah sejarah dari Dwikora.

Lahirnya Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Dwikora dinilai menjadi salah satu, sejarah yang penting. Dalam hal ini, konfrontasi yang terjadi antara Indonesia dengan Malaysia sendiri merupakan suatu perang. Bahkan perang ini juga mengenai masa depan Sarawak, Sabah, Brunei dan juga Malaya. Hal ini juga yang terjadi antara federasi Malaysia dan Indonesia yang terjadi di tahun 1962 sampai dengan 1966.

Hal ini tentunya juga disebabkan, karena perang yang terjadi dikarenakan keinginan federasi Malaya. Keinginan dari federasi Malaya akhirnya dikenal dengan persekutuan tanah Melayu yang terjadi pada tahun 1961 silam yang dilakukan untuk menggabungkan Sarawak, Sabah, Brunei ke dalam Federasi Malay. Namun dalam hal ini, juga tidak sesuai dengan apa yang sudah terdapat pada persetujuan Manila.

Presiden Soekarno tidak sependapat dengan hal tersebut. Presiden Soekarno sendiri memiliki anggapan, dengan federasi Malaysia yang dibuat hingga saat ini sudah dikenal sebagai Malaysia sendiri disebut dengan boneka Inggris. Boneka Inggris juga merupakan salah satu imperialism dan juga kolonialisme, yang merupakan salah satu bentuk baru dan juga dukungan.

Dukungan yang sudah dibuat ini, juga memiliki pengaruh terhadap segala pemberontakan yang ada di Indonesia dan juga dalam gangguan yang terjadi di dalam negeri. Hal ini juga yang membuat Dwikora hingga saat ini, merupakan salah satu momen yang penting terutama untuk Indonesia. Banyak sejarah penting, yang menyangkut dengan Dwikora dan patut menjadi sejarah tersendiri untuk Indonesia.

Latar Belakang dari Peristiwa Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Berawal di tahun 1961, yang mana Kalimantan terbagi menjadi empat wilayah administrasi. Dalam hal ini wilayah administrasi ini, merupakan salah satu atau sebuah provinsi Indonesia yang mana terletak di bagian selatan di pulau Kalimantan. Pada bagian utara sendiri, diantara wilayah lainnya merupakan salah satu wilayah dari kerajaan Brunei dan juga dua koloni Inggris yang mana Borneo dan juga Sarawak.

Kejadian ini juga yang akhirnya dinamakan dengan Sabah. Dalam hal ini, Inggris sendiri juga mencoba untuk menggabungkan koloninya yang juga berada di Kalimantan dan juga Semenanjung Malaya dan juga federasi Malaya. Hal ini dilakukan dengan membentuk federasi Malaysia yang juga dikarenakan, sebagai bagian dari penarikan dari koloninya yang juga berada di wilayah Asia Tenggara.

Namun dalam hal ini, rencana yang sudah di miliki mendapat berbagai pertentangan dari pemerintah Indonesia. Untuk menanggapi hal ini, maka presiden Soekarno yang memang menganggap bahwa Malaysia juga merupakan sebuah boneka Inggris dan juga konsolidasi Malaysia akan ikut untuk menambah kontrol. Kontrol ini sengaja diambil alih dari Malaysia, yang berada di wilayah tersebut.

Dengan adanya hal ini, tentunya di khawatirkan akan mengancam dari kemerdekaan Indonesia, yang merupakan berbagai pendapat dari banyak pihak walaupun hal ini juga tidak sesuai dengan perjanjian Manila sendiri.

Isi Dwikora dari Presiden Soekarno

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Dwikora sendiri, merupakan sebuah kependekan daripada Dwi Komando Rakyat. Dwikora sendiri adalah salah satu komando dari presiden Soekarno yang mana digunakan untuk melancarkan konfrontasi bersenjata kepada Malaysia yang terjadi dalam rangka, untuk menghadangnya agar tidak berdirinya negara Malaysia itu sendiri. Komando ini tentunya dikemukakan dalam pidato presiden.

Pidato presiden sendiri, mengemukakan pidato tersebut di hadapan apel besar sukarelawan di Jakarta yang mana diadakan pada tanggal 3 Mei 1964. Berikut ini adalah isi dari Dwikora tersebut:

  1. Memperkuat untuk ketahanan revolusi Indonesia sendiri
  2. Membantu untuk perjuangan revolusioner rakyat Brunei, Serawak, Sabah, Singapura dan juga Malaya.

Dalam hal inilah mulai tercetusnya Dwikora yang sebenarnya, sudah dipengaruhi atau mendapatkan pengaruh dari PKI. Hal ini juga dikarenakan, mereka yang memiliki peranan dan juga dalam pemerintahan yang memberikan pengaruh untuk membelokan politik bebas yang aktif. Politik bebas aktif dalam hal ini juga telah mendapatkan pengaruh RRC atau yang biasa dikenal dengan poros Jakarta-Beijing.

Tujuan Dibentuknya Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Tentunya dengan mulainya hal ini, semua penjelasan sebelumnya sudah tertera diatas. Dwikora sendiri memiliki tujuan untuk dapat memberikan keuntungan untuk banyak pihak. Tujuan adanya Dwikora sendiri, adalah memiliki tujuan dari pembentukan Dwikora untuk menghalangi pembentukan negara boneka Inggris. Hal ini juga di lakukan dengan maksud, karena mengganggunya kawasan tersebut terhadap kemerdekaan.

Dengan mengganggunya kawasan tersebut, terhadap kemerdekaan Indonesia tentunya dapat memunculkan berbagai macam pemberontakan yang akan terjadi di dalam negeri. Inilah merupakan salah satu alasan yang terkuat, dibentuknya Dwikora.

Dampak Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Dengan tujuan yang dimiliki oleh Dwikora sendiri, tentunya memiliki dampak tersendiri. Dampak yang ditimbulkan dari persitiwa Dwikora ini adalah:

  1. Dampak pertama yang diakibatkan dari Dwikora sendiri, adalah tidak rukunnya hubungan antara Indonesia dan juga Malaysia.
  2. Keluarnya Indonesia dari PBB, yang mana dikarenakan oleh Malaysia yang diterima sebagai salah satu anggota dari dewan keamanan PBB sendiri.
  3. Dalam hal ini, mendapat pengaruh yang membuat Indonesia sendiri pada beberapa pemikiran PKI yang mana ingin melakukan konfrontasi ke Malaysia sendiri secara penuh.

Pengertian Rinci Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Soekarno dalam hal ini pernah murka  atau menunjukan ketidaksukaannya. Hal ini terjadi sejak demokrasi anti-Indonesia terjadi dan berlangsung di Kuala Lumpur. Kejadian tersebut berlangsung, dengan para demonstran yang mana datang lalu secara tiba-tiba menyerbu KBRI dan juga merobek foto-foto presiden Indonesia Soekarno. Bukan hanya itu saja, bahkan para demonstran juga melakukan hal lain.

Dengan seiring berjalannya waktu, maka para demonstran juga membawa lambang negara Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman yang mana saat itu masih menjabat sebagai perdana menteri Malaysia dan juga memaksanya untuk menginjak Garuda. Tentunya hal ini merupakan salah satu hal yang membuat Soekarno marah.

Isi Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora
  1. Pertinggi ketahanan dari revolusi Indonesia
  2. Memantu perjuanganpara revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, yang memiliki tujuan untuk menghancurkan negara boneka Malaysia.

Latar Belakang dan Kronologi Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora
  1. Berawal pada tahun 1961, perdana menteri tengku Abdul Rahman dari persekutuan tanah melayu dan juga Lee Kuan Yew yang berasal dari Singapura memiliki keinginan untuk menyatukan kedua negara tersebut. dalam hal inil, federasi Malaysia juga mencakup di beberapa wilayah termasuk dengan Sarawak, Sabah, dan Brunei.
  2. Pihak dari Filipina sendiri, sudah sepakat dengan menentang sebuah rencana untuk pembentukan yang akan di lakukan. Hal ini juga dikarenakan terhadap wilayah Sabah di Kalimantan Utara sendiri yang mana secara historis sendiri merupakan masuk ke dalam kekuasaan Sultan Sulu.
  3. Pihak Indonesia sendiri, saat ini menentang dengan keras bagaimana rencana yang sudah di rencanakan oleh Filipina sendiri. Hal ini dikarenakan, menurut dari presiden Soekarno sendiri rencana dari pembentukan federasi Malaysia adalah sebagian dari rencana Inggris, yang mana dijalankan untuk tujuan mengamankan kekuasaan koloninya di kawasan Asia Tenggara.
  4. Pembentukan rencana ini, memiliki tujuan untuk menganggap proyek neokolonialisme Inggris yang mana ingin melakukan ancaman terhadap revolusi Indonesia.
  5. Pada tanggal 31 Juli – 5 Agustus 1963 sendiri, diadakan bagaimana konferensi Maphilindo (Malaysia-Filipina-Indonesia) antara ketiga Negara dari Manila sendiri. Pertemuan tersebut tentunya juga menghasilkan bagaimana:
  • deklarasi Manila
  • Persetujuan dari Manila
  • Komunike Bersama

Inti dari ketiga dokumen tersebut, adalah memang untuk Indonesia dan juga Filipina yang akan menyambut naiknya pembentukan dari federasi Malaysia. Hal ini jika rakyat Kalimantan Utara sendiri menyetujui hal yang sudah disebutkan sebelumnya.

  1. Ketiga kepala Negara yang ada, akhirnya memberikan persetujuannya dan juga meminta kepad asekjen PBB. Permintaannya tersebut berisi dengan pembentukan tim penyelidik, guna untuk melakukan pendekatan dan juga mengetahui apa yang diinginkan oleh rakyat. Rakyat yang dimaksudkan disini adalah rakyat yang berada atau dimasukan ke federasi Malaysia.
  2. Dalam hal ini, tim ini akhirnya di ketuai oleh Lawrence Michelmore dan juga tugasnya yang di awali pada 14 September 1963.
  3. Federasi Malaysia di proklamirkan pada tanggal 16September 1963.
  4. Pemerintah dari RI sendiri, akhirnya menganggap proklamasi adalah sebagai salah satu bentuk dari pelecehan. Hal ini dianggap sebagai salah satu bentuk pelecehan atas martabat yang dimiliki PBB dan juga pelanggaran terhadap komunike bersama dengan Manila. Hal ini juga seharusnya yang diadakan dengan penyelidikan dan juga meminta pendapat rakyar Serawak dulu.
  5. Pada Indonesia dan juga Malaysia, akhirnya terjadi aksi demonstrasi besar-besaran yang mana memiliki tujuan untuk memutuskan hubungan diplomatic yang sudah dimulai sebelumnya. Dalam hal ini terjadi pada tanggal 17 September 1963, sedangkan Indonesia juga memutuskan hubungan ekonomi dengan Malaysia, Singapura, Serawak, dan Sabah, tanggal 21 September 1963.
  6. Pada akhir tahun 1963, pemerintah RI memberikan dukungan terhadap perjuangan yang dimiliki oleh rakyat dari Kalimantan Utara sendiri. Mereka memiliki gerakan untuk melawan kolonialisme yang dilakukan oleh Inggris.
  7. Dalam hal ini, banyak upaya diplomatic yang terus dilakukan. Hal ini juga dimaksudkan untuk dapat menyelesaikan sengketa yang ada dengan mengadakan berbagai pertemuan antara menteri-menteri luar negeri. Pertemuan ini juga diadakan di Bangkok, namun memang tidak menghasilkan sebuah keputusan dan berakhir dengan macet.
  8. Pada acara apel yang terjadi pada tanggal 3 Mei 1964, yang berlokasi di Jakarta. Hal ini juga terjadi saat presiden Soekarno mengucapkan pidatonya di hadapan ribuan para sukarelawan, dan juga mengucapkan Dwikora yang merupakan kepanjangan dari Dwi Komando Rakyat.
  9. Dalam hal ini, presiden Soekarno sendiri akhirnya juga membentuk suatu komando siaga. Komando ini juga dibawah kepemimpinan dari Marsekal Madya Oemar Dhani.
  10. Memang sebuah permasalah yang mana juga merupakan sengketa dalam hal ini terhadap Malaysia, sejak awal merupakan salah satu isu yang dimaksudkan untuk memberikan keuntungan terhadap PKI. Dalam hal ini agar PKI sendiri dapat mendapat tempat di kepeminmpinan Negara.

Isi Pidato Soekarno dalam Dwikora

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Dalam hal ini, memang diketahui bahwa Soekarno marah dan bahkan mengutuk apa yang di lakukan oleh tindakan demokrasi anti-Indonesia tersebut. Mereka memang diketahui menginjak lambing Negara dari Indonesia dan juga menginginkan sebuah balas dendam. Hal ini dilakukan dengan melancarkan gerakan yang mana sangat terkenal, dengan Ganyang Malaysia.

Soekarno sendiri akhirnya memproklamasikan gerakan dari Ganyang Malaysia, namun melalui sebuah pidato yang memiliki sejarah hingga saat ini. pidato ini merupakan salah satu pidato yang bersejarah, karean Soekarno berusaha untuk menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut sangat tidak terpuji. Berikut ini adalah pidato yang di sampaikan oleh Soekarno.

Kalau kita lapar itu biasa

Kalau kita malu itu djuga biasa

Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang adjar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan, kita hadjar tjetjunguk Malayan itu!

Pukul dan sikat djangan sampai tanah dan udara kita diindjak-indjak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku bakal berangkat ke medan djuang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang enggan diindjak-indjak harga dirinja

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tundjukkan bahwa kita masih memiliki gigi dan tulang jang kuat dan kita djuga masih memiliki martabat

Yoo…ayoo…

kita… Ganjang…

Ganjang… Malaysia

Ganjang… Malaysia

Bulatkan tekad

Semangat kita badja

Peluru kita banjak

Njawa kita banjak

Bila perlu satu-satu!

Perbedaan Dwikora, Trikora dan Tritura

Isi Dwikora
Isi Dwikora

Dalam hal ini, Dwikora atau yang memiliki kepanjangan dua komando rakyat yang terjadi pada 3 Mei 1963. Berikut ini anda dapat melihat bagaimana isi dari Dewikora sendiri, untuk dapat mengetahui perbedaan apa saja yang dimiliki antara Dwikora, Trikora ataupun Tritura sendiri. Berikut ini adalah isi dari Dwikora :

  1. Pertinggi ketahanan revolusi dari Indonesia
  2. Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah dengan tujuan untuk menghancurkan Malaysia

Tentunya dalam hal ini, terjadi salah satu peristiwa dimana, Soekarno yang murka atau marah. Hal ini juga dikarenakan sejak demonstrasi terjadi yaitu pada anti-Indonesia di Kuala Lumpur, yang mana ketika para demonstran sendiri yang datang langsung menyerbu KBRI oleh para demonstran. Hal ini tentunya merupakan salah satu tindakan yang tercela, dan membuat banyak warga Indonesia marah akan ini.

Bahkan pada saat itu, bukan hanya datang menyerbu, melainkan juga ikut merobek foto Soekarno sendiri dan juga membawa lambang dari Negara Garuda Pnacasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman yang mana pada saat itu masih menjabat sebagai perdana menteri Malaysia. Bahkan dipaksa untuk mau menginjak Garuda tersebut. Tentunya hal ini merupakan hal yang tidak terpuji.

Berikut ini adalah Trikora atau tiga komando rakyat yang mana terjadi pada 19 Desember 1961. Berikut ini adalah isi dari Trikora:

  1. Gagalkan sebuah pembentukan Negara Papua
  2. Kibarkan sang merah putih, yang berlokasi di Irian Barat
  3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, guna untuki mempertahankan kemerdekaan dan juga kesatuan tanah air

Berikut ini adalah peristiwa lain, yang mana berbeda dengan Dwikora dan juga Trikora, yaitu Tritura yang mana merupakan salah satu perjuangan untuk pembebasan dari Irian Barat sendiri yang mana secara militer Tritura atau tiga tuntutan rakyat. Kejadian atau peristiwa ini juga terjadi pada 30 September 1965. Berikut adalah isi dari Tritura:

  1. untuk membubarkan PKI
  2. melakukan peromakan untuk menurunkan harga

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Isi Dwikora

Leave a Comment