Kumpulan Hewan Langka Sudah Jarang Terlihat

Hewan Langka  – Indonesia begitu memiliki banyak kekayaan alam mulai dari fauna dan floranya, kekayaan fauna yang beraneka ragam hewan yang hanya hidup di Indonesia.

Tetapi kekayaan keanekaragaman hayati ini tidak dapat dimanfaatkan secara baik sehingga menyebabkan terjadinya punah hingga hewan – hewan langka yang mengalami kematian.

Hal ini terjadi karena karena ulah manusia sendriri yang melakukan pemburuan liar penangkapan yang dilakukan secara legal.

Tak hanya itu saja tempat habitat untuk hewan-hewan yang ditebangi secara senang hati tanpa memikirkan masa mendatang membuat satwa liar akan kehilangan rumahnya dengan penebangan yang dilakukan secara liar, pembakaran hutan yang legal.

Dari situ akan membuat jumlah dari setiap hewan tersebut akan mengalami kepunahan karena jumlahnya yang mulai menurun.

Apalagi perkembangan hewan yang lambat dan susah sehingga mengalami penurunan. Di indonesia diperkirakan lebih dari 165 jenis mamalia , 397 anek jenis burung, lebih dari 150 reptil yang ada, dan 100 spesies hewan jenis ampibi yang tercatat sebagai endemik khas di indonesia.

Beragamnya tumbuhan dan tanaman yang sekarang dimiliki oleh Indonesia karena terjadi akibat letak indonesia yang secara letaknya geografis indonesia berada pada wilayah peralihan diantara asiatik dan australis.

Dengan adanya kegiatan geografis seperti ini terdapat 294 fauna di Indonesia yang dimasukkan kedalam daftar spesies-spesies yang harus dilindungi dan akan terancam keberadaan punah.

Berikut ini adalah daftar dari hewan langka yang ada di Indonesia:

Orangutan sumatera dan kalimantan

Orangutan sumatera dan kalimantan

Indonesia mempunyai hewan endemik yaitu orang utan sumatera dan kaliamantan diantara keduanya adalah spesies yang terancam punah.

Orangutan sumatera merupak jenis yang paling diancam keberadaannya daripada orangutan kalimantan.

Berdasarkan data yang dilaporkan dari iucn pada 75 tahun kebelakangan ini banyak populasi orangutan sumatera yang mengalami penurunan hewan yang signifikan yaitu sebesar 80%.

Faktanya pada tahun 1998-1999 bahwa kepunahan terjadi mencapai angka lebih dari 999 orang utan per tahunnya.

Pada tahun 2004 para peneliti akan memprediksi bahwa jumlah dari populasi orangutan yang ada di pulau kalimantan terdapat pada wilayah wilayah negara indonesia dan malaysia. Jumlahnya kurng lebih sekitar 54.000 spesies.

Perbedaan dari orang utan sumatera dengan kalimantan yaitu memiliki sebuah kantung pipi yang panjang pada orang utan kelaminnya jantan. Dari ini dapat dibedakan bahwa spesies antara orangutan sumatera dan kalimantan.

Baca Juga : Manfaat Hutan

Harimau sumatera

Harimau sumatera

Binatang endemik ini sekarang populasinya tidak lebih dari 300 ekor yang ada. Oleh sebab itu menurut WWF jenis dari harimau ini adalah harimau sub dari salah satu 6 spesies harimau yang masih bertahan hidup dihabitanya sampai sekarang.

Selain sebagai hewan yang katagori hewan yang kritis atau hewan yang hampir kepunahannya atau critically endangered.

Harimau memiliki ciri khas dari harimau-harimau yang lain yaitu harimau ini memiliki warna kulit yang sangat gelap dibandingkan harimau-harimau yang lainnya yang warnanya kuning kemerah-merahan.

Tak hanya itu saja, hewan ini memiliki tubuh yang ukurannya yang agak cenderung kecil dibandingkan dengan spesies harimau yang lainnya yang sekarang masih hidup sampai saat ini.

Habitatnya yang sempit karena pembukaan lahan sehingga hewan ini perlu kita jaga dan dilestarikan agar tidak punah.

Baca Juga : Keanekaragaman Hayati

Komodo

hewan lanagka Komodo

Hewan yang menjadi hewan endemik pesona indonesia ini, tempat tinggal komodo Varanus komodoensis di alam liar mengalami banyak penyusutan yang sangat begitu besar karena hewan ini akan terancam kepunahannya.

Hewan yang mirip dengan biawak tapi lebih besar sekarang sedang mendapat perlindungan di bawah peraturan perundang-undangan pemerintah indonesia dan taman-taman nasional.

Di taman nasional ini didirikan untuk komodo bertujuan untuk melindungi kelestarian mereka. Habitat dari kadal raksasa sekarang dapat kita jumpai pulau komodo rinca flores gili motang dasami di daerah nusa tenggara timur.

Kadal raksasa atau komodo pertama kali didokumentasikan oleh seorang eropa pada tahun 1910. Binatang pemakan daging ini atau kadal raksasa menjadi sangat terkenal sesudah tahun 1912.

Burung jalak bali

Hewan langka Burung jalak bali

Burung jalak bali ditemukan pada tahun 1910. Burung jalak bali ini memiliki nama ilmiah Leucopsar rothschildi nama ilmiah ini diambil dari seorang pemerhati hewan yang bernama walter rostcild..

Seorang yang ahli hewan berasal dari kebangsaan inggris yang menemukan burung ini pertama kali, dan dia juga orang yang pertama kali mengumumkan temuannya ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.

Burung ini hanya dapat ditemukan di hutan bagian barat pada pulau bali. Hewan ini adalah hewan khas dari bali yang menjadi endemiknya karena pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna khas dari provinsi bali.

Sekarang banyak kebun binatang besar yang tersebar di dunia untuk menjalankan program pelestarian bagi burung jalak Bali.

Badak sumatera dan badak jawa

Hewan langka Badak sumatera dan badak jawa

Badak jawa atau nama latin dari badak ini adalah (rhinoceros sondaicus)atau badak jawa dan (dicherorhinus sumatrensis) atau badak sumatera adalah satwa yang menjadi perhatian dari pemerintah dan para pencinta satwa liar.

Badak sumatera dan jawa adalah spesies dari banyaknya spesies sekitar 5 spesies badak lainnya yang saat ini masih bisa bertahan hidup dari kepunahan lainnya.

Badak lainnya yang masih ada diantaranya adalah badak india badak hitam afrika dan badak putih afrika. Tetapi badak jenis kedua ini sudah tergolong badak yang terancam atas kepunahan.

Gajah sumatera

hewan langka Gajah sumatera

Dari anek gajah indonesia memiliki hewan endemiknya sendiri yaitu gajah sumatera atau nama ilmiyahnya elephas maximus dan tak hanya gajah sumatera aja yang mengalami ancaman punah.

Tapi juga gajah di asia dan sub spesiesnya yang sekarang sudah tercantum menjadi satwa yang tergolong punah. Data tersebut berdasarkan daftar garis merah spesies yang telah dikeluarkan oleh lembaga dunia internasional iucn.

Terjadinya kepunahan akibat tempat tinggal yang sudah menyempit karena ulah manusia dan perburuan yang legal dan liar yang terus terjadi dengan alasan untuk mengambil gadingnya.

Sebab habitatnya yang mulai menyempit mengakibatkan populasi hewan satu ini mengalami penurunan yang drastis hingga dari setengah habitat aslinya yang ada.

Pada tahun 2007 menunjukkan data sekitar 2400-2800 ekor. Mungkin pada tahun sekarang akan mengalami penurunan yang sekarang tinggal sedikit karena akibat manusia sendiri.

Baca Juga : Ekosistem Sawah

Kanguru wondiwoi

hewan langka Kanguru wondiwoi

Binatang kanguru ternyata tidak hanya menjadi binatang endimik yang ada di australia saja. Ternyata indonesia memiliki hewan andemik yang mirip dengan hewan endemik di australia yaitu kanguru wondiwoi yang spesies ini hidup di pulau papua.

Hewan yang memiliki nama ilmiyah dendrolagus mayri memiliki berat sekitar 9,25 kg. Tak hanya itu saja ciri lainnya yaitu memiliki bulu yang berwarna hitam dengan perpaduan warna yang kekuning – kuningan.

Di daerah pantatnya dan tungkai nya memiliki warna yang kemerah-merah dengan ekornya yang warnanya putih. Hingga sekarang populasi kanguru wondiwoi belum diketahui berapa jumlahnya, tetapu menurut data iucn yang dikeluarkan diprediksi hanya terdapat 50 ekor saja.

Demikian tadi beberapa hewan langka yang ada di Indonesia dan dunia. Tentunya masih banyak lagi lainya. Mudah mudahan bermanfaat.

Leave a Reply