ETOS KERJA : Pengertian, Ciri Ciri, Contoh, Cara Menumbuhkan, DLL (Lengkap)

Etos Kerja – Etos kerja adalah sikap yang keluar karena kehendak serta kesadaran dari diri, ini didasari dari orientasi yang tinggi terhadap pekerjaan. Kata ini sendiri berasal dari kata ehos yang memiliki arti sikap, kepribadian, watak, keyakinan akan sesuatu, dan karakter dalam diri. Asal mula kata ethos sendiri adalah dari bahasa Yunani, sikap ini bisa tumbul dari dalam diri dan kelompok masyarakat yang berkembang.

Pengertian Etos Kerja Menurut Ahli

Etos Kerja

Etos Kerja

Berikut definisi yang dimiliki oleh beberapa ahli :

• Tamara

Menurut seorang ahli yang bernama Tamara pada tahun 2002, etos kerja adalah sikap pada ketepatan waktu, kejujuran, komitmen, kuat pendirian, displin, percaya diri, tanggung jawab, kreatif, dan komitmen yang kuat pada diri sendiri.

• Max Weber

Max Weber seorang ahli terkenal mengatakan bahwa, etos kerja adalah perilaku kerja yang etis atau layak dan menjadi sebuah kebiasaan kerja yang baik dengan berporos pada etika dalam kerja.

• Toto Asmara

Menurut Toto Asmara pada tahun 2002, etos kerja adalah sebuah totalitas dari kepribadian diri dalam cara mengekspresikan, meyakini, memandang, dan memberikan makna yang berarti dalam segala sesuatu yang berguna untuk mendorong untuk melakukan tindakan dan meraih amal yang optimal. Hal ini menyebabkan pola hubungan sesama manusia dengan dirinya dan pada manusia lain terjalin baik.

• Usman Pelly

Etos kerja menurut ahli Usman Pelly adalah sebuah sikap yang muncul dari kemauan dan kesadaran diri sendiri. Hal ini didasari oleh nilai orientasi budaya masing-masing seseorang akan pekerjaannya.

• Sinamo

Pengertian Sinamo mengenai etos kerja adalah bentuk sebuah konsep tentang cara kerja atau paradigm kerja yang sudah diyakini oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang. Ini sebagai cara yang baik dan benar dengan mewujudkan sebuah perilaku kerja menggunakan cara khas dan unik.

• Mydral Dalam Suseno

Pada tahun 1999, Suseno mengatakan bahwa etos kerja ada dalam 12 poin penting dalam membantu menyukseskan proses pembangunan, yaitu :

1. Sikap tepat waktu
2. Kejujuran
3. Sikap dalam bekerja sama
4. Kecepatan dalam mengubah sebuah kesempatan
5. Kesediaan diri memandang jauh situasi ke depan
6. Kesediaan untuk mengubah diri
7. Sikap untuk bersandar pada kemampuan diri
8. Sikap untuk bekerja sama
9. Kesederhanaan diri
10. Kerajinan
11. Mengikuti rasio pikiran untuk mengambil sebuah keputusan serta tindakan
12. Efisien dalam segala hal

• Tanjung

Menurutnya sebuah etos kerja merupakan sebuah jiwa atau watak yang dimiliki seseorang untuk melakukannya tugasnya yang akan terpancar keluar dari dirinya.

• Ndra

Pengertian Etos kerja Ndra pada tahun 1999 adalah waktu dan semangat yang menunjukan sebuah sikap kepercayaan, kebiasaan, atau bisa juga perilaku sekelompok masyarakat yang besar.

• A. Tabrani Rusyan

Menurut Tabrani etos kerja adalah :
1. Penggairah untuk aktivitas yang ada
2. Mendorong untuk melakukan perbuatan
3. Menggerakan Motivasi dalam menentukan cepat atau lambatnya pekerjaan

Ciri-ciri Etos Kerja

Etos Kerja

Etos Kerja

Dalam penilaian seseorang untuk etos kerja adalah melalui sikap dan tingkah lakunya yang ditunjukkan oleh seseorang dalam melakukan pekerjaan. Berikut ini adalah ciri-ciri etos kerja yang ada :

1. Kuat Pada Pendirian

Point pertama ini bisa juga disebut dengan konsistensi seseorang dalam melakukan sebuah pekerjaan baik ringan atau berat. Konsisten memiliki makna seperti suatu kemampuan dalam bersikap taat kepada sebuah asas, sikap pantang menyerah, dan mempertahankan sebuah prinsip baik dalam diri walau harus menghadapai berbagai macam risiko yang mungkin besar.

Kelebihan lainnya pada konsistensi adalah kemampuan yang baik untuk mengelola berbagai macam emosi dengan baik dan efektif. Ini penting agar ketika melakukan tindakan selalu sesuai dengan keadaan dan bentuk lingkungan yang ada agar tetap konsisten.

2. Kejujuran

Dalam etos kerja, faktor kejujuran adalah salah satu hal yang sangat baik dan penting dalam melakukan sebuah pekerjaan. Hal ini bisa datang dari luar atau lingkungan, bisa juga dipicu dari hati dan pikiran dasar yang baik. Untuk kejujuran sebenarnya harus berasal dari keikhlasan bukan dari paksaan, sehingga kejujuran bisa merupakan sebuah panggilan yang menunjukan sebuah keterikatan yang kuat.

3. Moralitas yang bersih

Proses dalam melakukan pekerjaan adalah hati yang ikhlas dan moral yang baik. Tentunya dalam etos kerja, hal ini menjadi hal yang penting dan cukup menjadi tolak ukur apakah seseorang memiliki sikap yang baik dalam bekerja. Sikap ikhlas adalah hal yang sangat berkaitan untuk menunjukan kepada seseorang akan cinta dalam pekerjaan, serta pelayanan terbaik tanpa adanya ikatan khusus.

4. Komitmen

Komitmen bisa juga dibilang sebagai keyakinan yang membuat diri menjadi cukup kukuh dan berusaha. Hal ini mengakibatkan seseorang terbelenggu atau terselimuti hati nuraninya untuk melakukan sebuah hal yang bisa dibilang sesuai arah keyakinan seseorang. Selain itu, hal ini juga sebagai penilaian tekad, keyakinan pada diri sendiri, dan kegairahan untuk melakukan sesuatu dengan baik.

5. Kecanduan Dengan Waktu

Faktor yang membuat seseorang sangat baik dalam etos kerja adalah menghargai waktu yang ada. Menghargai waktu yang ada membuat setiap detik demi detik tersebut menjadi sangat berharga, sehingga akan menghasilkan karya yang akan berguna untuk sesama.

Etos Kerja Orang Jepang

Etos Kerja

Etos Kerja

Salah satu jenis etos kerja dari sebuah negara yang perlu ditiru adalah etos kerja milik orang-orang yang tinggal di Jepang. Orang Jepang memang terkenal dalam etos kerja yang baik dan penuh akan etika yang sopan serta berkualitas. Bisa anda lihat ketika mengunjungi Jepang adalah bagaimana gestur atau gerakan badan orang Jepang sangat sopan, terutama pada saat melakukan kegiatan bisnis.

Berikut ini etos kerja yang bisa anda tiru dari orang Jepang :

1. Bushido

Untuk yang pertama, Bushido adalah cara bekerja yang tampak atau berprinsip seperti seorang kesatria atau pahlawan. Walau terdengar kuno, namun di Jepang masih cukup banyak orang yang menggunakan prinsip ini sebagai dasar etos kerja yang mereka lakukan. Pada masa ini etos kerja seperti ini memang masih cukup efektif.

Cara menerapkan etos kerja ini adalah :

• Menghargai orang tua. Menurut orang Jepang, orang tua merupakan pusat atau hal yang penting agar sikap kesatria bisa diterapkan. Sehingga ketika keberhasilan seseorang dalam bekerja atau berkarir akan menjadi buruk jika tidak menghargai orang tua. Jadi, orang Jepang akan selalu kembali ke orang tua walau sibuknya pekerjaan yang ada.

• Setia untuk setiap janji. Kategori setia disini yang terutama adalah untuk janji pada sebuah pekerjaan yang orang Jepang lakukan. Ini adalah cara dalam menumbuhkan profesionalitas yang ada agar pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan baik dan bisa diterapkan pada kehidupan pribadi masing-masing orang.

• Optimis. Sikap orang jepang adalah optimis ketika menerapkan etos kerja ini, karena menurut orang Jepang ketika memiliki sikap optimisme maka segala pekerjaan yang dilakukan akan dekat dengan tujuan yang diinginkan.

2. Ganbatte

Kata ini memang sudah cukup populer dan banyak digunakan untuk membakar semangat atau bisa juga memotivasi untuk melakukan hal terbaik. Etos kerja ini biasanya sudah ditanamkan sejak masih duduk dibangku sekolah sehingga melekat cukup kuat untuk orang Jepang. Ini bisa anda lihat pada saat orang Jepang bekerja, rasa malu akan tumbuh jika pulang kantor lebih cepat dari rekan kerja di kantor.

Cara menerapkannya :

• Memiliki tekad untuk mengejar sesuatu hingga kemampuan terakhir. Kerja keras merupakan hal yang cukup menjadi keharusan bagi orang Jepang. Hal ini memicu agar masing-masing orang Jepang memiliki tekad untuk berlatih hingga mampu walau proses yang dituju cukup lama dan banyak rintangan.

• Target besar dimulai dari hal kecil. Pada penerapan ini, bisa anda pahami bahwa ketika ingin sesuatu maka harus memiliki target yang besar. Kemudian carilah langkah-langkah yang dapat mewujudkan target tersebut agar kehidupan menjadi lebih baik. Ini adalah hal yang wajar dilakukan oleh orang Jepang.

3. Kaizen

Kaizen memiliki makna yang sangat baik yaitu “pengembangan dan perbaikan secara berterus” pada diri orang Jepang dan anda, hal ini bisa sangat membantu dalam membuat pekerjaan atau bisnis pada masing-masing menjadi lebih kuat. Prinsip etos kerja ini penting agar membantu masing-masing orang menjadi orang yang berkarakter baik.

Pada dasarnya untuk etos kerja Kaizen terdapat beberapa hal yang patut untuk selalu ditingkatkan dan dipelajari terus menerus. Seperti membuat standar diri agar dapat melakukan aktivitas secara rutin. Mencari inovasi terbaru yang dapat membakar semangat agar tindakan lebih efisien juga merupakan hal yang perlu anda lakukan sesuai cara kaizen.

Berikut ini cara menerapkannya :

• Evaluasi dan Perbaiki. Penerapan untuk hal ini adalah memperhatikan hal yang terkecil hingga hal yang paling besar untuk pengembangan diri.

• Komitmen Pada Waktu. Hal ini merupakan yang cukup sulit bagi orang Indonesia lakukan, poin ini juga yang membuat masyarakat Indonesia perlu meniru orang Jepang. Waktu adalah sesuatu yang sangat penting bagi orang Jepang untuk kesuksesan.

• Melakukan langkah kecil agar efektif dan efisien. Ini adalah cara agar menghindari diri dari masalah yang selalu datang, seperti keterlambatan atau permasalahan lainnya.

Faktor Pengaruh Etos Kerja

Etos Kerja

Etos Kerja

Penerapan etos kerja saat ini, dipengaruhi oleh banyak faktor yang ada. Berikut ini faktor tersebut :

• Sosial politik. Kondisi sosial politik disebuah negara akan berimbas kepada keadaan masyarakatnya. Ini bisa diartikan juga sebagai semangat kerja pada masyarakat negara agar menjadi lebih produktif dan bekerja keras dalam mendapatkan hasil.

• Pendidikan. Penilaian etos kerja pada sebuah negara juga berasal dari pendidikan yang dimiliki oleh rata-rata penduduk di negara tersebut. Semakin tinggi pendidikan yang diampu maka otomatis kualitas manusianya akan lebih meningkat dari waktu ke waktu.

• Agama. Untuk poin ini memang merupakan dasar yang paling penting untuk kehidupan pribadi seseorang pastinya. Pemberian agama pada masing-masing merupakan penentuan hidup pada masing-masing individu dalam memberikan etos kerja yang dimilikinya. Biasanya bila seseorang memiliki keagamaan yang baik, maka otomatis akan membuat etos kerjanya juga meningkat.

• Lingkungan Negara. Lingkungan disini lebih pada bentuk geografis sebuah negara. Ini merupakan hal yang cukup penting untuk menentukan etos kerja karena bergantung pada dukungan alam sekitar untuk berfikir untuk mengelola dan memanfaatkan lingkungan sebaik dan semaksimal mungkin.

• Motivasi Individu. Salah satu hal yang membuat etos kerja bisa sukses juga berasal dari diri masing-masing seseorang. Tentunya pada orang yang memiliki motivasi tinggi akan membuat etos kerja sebagai salah satu cara pandang dan sikap yang lebih baik. Hal ini berhubungan dengan sebuah nilai-nilai yang sudah diyakini seseorang saat hidup.

Etos Kerja Yang Baik

Etos Kerja

Etos Kerja

Berikut ini cara yang baik untuk menumbuhkan etos kerja :

• Tekankan bekerja dengan ikhlas dan syukur

Ketika melakukan sebuah pekerjaan, setiap manusia memang harus melakukannya dengan rasa penuh dengan ikhlas dan bersyukur. Jika hal ini dilakukan tentunya dapat membantu dalam melakukan pekerjaan yang ada agar lebih cepat dan puas. Bisa dibuktikan jika melakukan pekerjaan dengan berat hati dan dengan rasa setengah-setengah maka akan mengganggu pekerjaan itu sendiri.

• Bekerja dengan rasa tanggung jawab

Tanggung jawab merupakan suatu hal yang harus tumbuh dengan baik di masing-masing diri seseorang. Adanya rasa tanggung jawab, tentunya membantu agar memiliki jiwa yang ingin menyelesaikan segala masalah dengan baik dan tuntas. Maka orang lain dapat menilai diri anda sebagai pemilik etos kerja yang tingkatnya baik jika menekankan rasa tanggung jawab tersebut.

• Bekerja dengan tekun

Ketekunan merupakan hal yang cukup penting agar seseorang menjadi lebih kuat. Etos kerja juga bergantung bagaimana sikap seseorang bagaimana ketekunannya. Jika melakukan sesuatu pekerjaan dengan tekun, biasanya pekerjaan dapat dikerjakan dengan maksimal dan benar.

• Bekerja dengan Cinta

Menjalankan sebuah pekerjaan haruslah juga disertai dengan cinta yang nantinya akan menjadi sebuah rasa ikhlas saat melakukannya. Sebenarnya menggunakan cinta ketika melakukan sebuah pekerjaan adalah hal yang baik agar pekerjaan dilakukan dengan maksimal dan baik.

Etos Kerja di Rumah

Etos Kerja

Etos Kerja

Hidup di negara seperti Indonesia tentunya membangun etos kerja yang baik harus dari dasarnya atau rumah masing-masing. Namun, etos itu sendiri memang dibangun berdasarkan karakter dan watak yang sudah ada pada setiap individu, tinggal bagaimana individu mengahadapinya.
Berikut contoh etos kerja yang ada di rumah :

• Membangun Tanggung Jawab Pekerjaan

Etos kerja yang satu ini memang sangat penting, untuk melakukan hal ini cukup dimulai dan terlihat ketika seseorang diberikan tugas untuk membersihkan rumah. Dasarnya untuk anak-anak yang tinggal di rumah tersebut agar tetap rajin dalam membersihkan rumah atau kegiatan lainnya.

• Sifat kejujuran

Sifat dasar yang perlu selalu ditanamkan untuk membangun etos kerja seseorang adalah nilai kejujuran terutama pada anak. Jika ini berhasil dilakukan, maka ketika seorang tersebut mendapatkan sebuah pekerjaan akan dikerjakan secara jujur dan baik. Hal seperti ini memang harus dilakukan sejak masih belia dan diterapkan oleh setiap anggota keluarga.

Tips Menumbuhkan Sikap Etos Kerja

Etos Kerja

Etos Kerja

Dalam melakukan sebuah kegiatan yang berhubung etos kerja, ternyata ada beberapa cara yang dilakukan untuk menumbuhkan sikap yang semakin baik dari waktu ke waktu. Berikut ini cara menumbuhkan etos kerja tersebut :

• Kerja sebagai rahmat (Melakukan segala pekerjaan dengan rasa syukur dan tulus yang baik)
• Kerja merupakan panggilan (Jika panggilan maka akan dikerjakan dengan rasa integritas tinggi)
• Kerja adalah cara ibadah (Cinta diberikan pada saat bekerja)
• Kerja adalah media pelayanan (melakukan sebuah pekerjaan dengan rendah hati)
• Kerja sebagai sebuah kehormatan (Bekerja dengan segala ketekunan dan keunggulan)
• Kerja merupakan seni (kreatifitas adalah hal yang utama dalam melakukan sebuah pekerjaan)
• Kerja adalah aktualisasi (Melakukan sebuah pekerjaan dengan semangat)
• Kerja adalah sebuah amanah (Tanggung jawab ditekankan untuk melakukan segala pekerjaan)

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Etos Kerja

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply