Cara Membersihkan Cache di Laptop

Cara Membersihkan Cache di Laptop – Ketika laptop setelah digunakan dalam waktu yang lama, biasanya akan mengalami penurunan performa kecepatan, alias lemot.

Laptop lemot tentu akan mengganggu kenyamanan Anda dalam mengoperasikannya. Maka jika laptop Anda mulai terasa lemot harus segera di atasi.

Penyebab laptop lemot setelah lama digunakan biasanya karena menumpuknya cache yang belum di hapus.

Cache akan mengisi memori penyimpanan laptop. Akibatnya memori akan dipenuhi oleh cache dan peforma laptop menurun.

Sebelum mengatasinya, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu file cache, fungsi, dan jenis-jenisnya.

Mengenal Cache

Cache merupakan data sementara yang berasal dari suatu program atau aplikasi. Data tersebut dihasilkan ketika Anda membuka aplikasi.

tujuan aplikasi menghasilkan data cache adalah supaya ketika Anda membuka kembali aplikasi tersebut, Anda tidak perlu mengunduh data dari awal.

Salah satu contoh data cache yang paling sering ditemui adalah cache dari aplikasi browser, seperti chrome, dan firefox.

Saat pertama kali membuka browser tersebut, laptop Anda akan mengunduh seluruh data borwser baru kemudian menampilkan halaman browser.

Dengan adanya data cache, ketika Anda membuka kembali aplikasi untuk kedua kali dan seterusnya, laptop tidak perlu mengunduh data lagi dan langsung bisa menampilkan halaman.

Nah, seiring Anda membuka berbagai aplikasi, tentunya data cache yang tersimpan pada laptop akan semakin banyak. Hal itulah yang menyebabkan laptop menjadi lemot.

Jenis-jenis Cache

Ada beberapa jenis data cache yang biasa tersimpan di laptop, khususnya laptop dengan sistem operasi Windows. Berikut beberapa jenis cache tersebut:

1. Windows 10 Update Cache

Microsoft secara rutin merilis update pada sistem operasi Windows buatanya, khususnya yang terbaru yaitu Windows 10. Aktivitas tersebut juga mengasilkan cache.

2. Windows Store Cache

Berupa data cache yang dihasilkan ketika Anda mengunduh aplikasi melalui Windows Store.

3. Thumbnail Cache

Setiap file pada komputer memiliki thumbnail atau gambar preview ketika Anda melihatnya di File Explorer. Cache jenis ini dihasilkan dari thumbnail/gambar preview tesebut.

4. Temp Files Cache

Adalah data cache yang dihasilkan dari aplikasi yang ada dalam laptop.

5. System Restore Cache

Cache yang berasal dari pemulihan sistem.

6. Web Browser Cache

Cache ini dihasilkan dari aktivitas browsing dan mengunduh file di internet.

7. DNS Cache (Domain Name System)

Ini adalah jenis cache yang dihasilkan dari jaringan internet yang laptop Anda gunakan.

Cara Membersihkan Cache di Laptop

Menghapus cache di laptop cukup mudah dan penting untuk dilakukan jika laptop sudah dirasa menurun peformanya.

Terdapat beberapa metode cara membersihkan cache di laptop. Anda bisa melakukannya secara langsung atau menggunakan bantuan aplikasi cleaner.

Ada banyak aplikasi pembersih yang tersedia, misalnya CCleaner, Wise Disk Cleaner, dan aplikasi lainnya.

Namun sayangnya, cara membersihkan cache di laptop masih belum banyak diketahui oleh kebanyakan pengguna laptop.

Berikut ini langkah-langkah menghapus cache pada laptop Windows dan Mac.

1. Cara Membersihkan Cache di Laptop Windows

Jika laptop Anda menggunakan sistem operasi Windows, ada dua cara yang bisa lakukan. Pertama melalui folder temp, yang kedua memakai disk cleanup. Lakukan keduannya untuk mendapat hasil lebih maksimal.

#1. Melalui Folder Temp

Nama lain dari file cache, adalah file temporary atau sementara. Nah, khusus di laptop Windows, Anda bisa menemukan satu folder yang menyimpan file-file temporary, yaitu folder Temp.

Folder Temp adalah sebuah folder yang menyimpan seluruh file cache. Tidak hanya itu, file-file dari browser seperti cookies, history, dan data lainnya juga ada di folder ini.

Metode ini adalah dengan cara menghapus seluruh file yang berada di folder Temp. Karena terkadang isinya memiliki ukuran yang cukup besar hingga bergiga-giga.

Berikut lagkah-langkahnya:

  • Pertama, buka jendela Run. Caranya, tekan tombol Windows + R pada keyboard.
  • Setelah itu ketikan “temp”, lalu klik OK atau tekan enter.
  • Jendela folder Temp akan muncul. Nah, jika Anda tidak membersihkan laptop, akan ada banyak sekali file dan folder di sana.
  • Silahkan blok semua atau klik Ctrl + A untuk memblok dengan cepat. Lalu delete seluruh file tersebut.
  • Masih belum selesai, selanjutnya buka kembali jendela Run dan ketikan %temp%, lalu klik OK.
  • Seperti langkah sebelumnya, silahkan blok seluruh file di dalam folder %temp% kemudian delete.
  • Jika sudah, silahkan restart laptop Anda. Lanjut ke cara berikutnya.

Baca juga : Cara Membersihkan File Sampah di Laptop

#2. Menggunakan Disk Cleanup

Setelah Anda membersihkan seluruh file cache yang di folder Temp, sebaiknya juga membersihkan file yang ada di Disk Cleanup agar hasilnya lebih maksimal.

Perlu diketahui, Disk Cleanup adalah sebuah fitur pada Windows yang berfungsi untuk membersihkan seluruh junk files tau file sampah pada drive tertentu.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka File Explorer, untuk cara yang lebih praktis Anda bisa menekan tombol Windows + E pada keyboard.
  • Setelah jendela File Explorer terbuka, klik opsi “This PC”.
  • Setelah itu pilih drive yang akan di bersihkan. Biasanya drive yang paling banyak cache-nya adalah drive C. Klik kanan, dan pilih “Properties”.
  • Silahkan klik “Disk Cleanup”.
  • Setelah Disk Cleanup terbuka, centang semua file yang ada. Lalu klik OK.

Jika semua langkah sudah dilakukan silahkan restart laptop Anda agar lebih fresh.

Anda juga dapat menerapkan cara membersihkan cache di laptop melalui Disk Cleanup pada drive yang lainnya seperti D & E.

2. Cara Membersihkan Cache di Laptop MAC

Jiak laptop Anda menggunakan sistem operasi MAC, cara membersihkan file cache-nya adalah sebagai berikut:

  • Pertama, buka MAC Finder.

Ikonnya ada di desktop dengan ikon bergambar dua wajah berwarna biru dan putih.

  • Setelah masuk MAC Finder terbuka, pada menu bar, klik menu “Go”.
  • Kemudian pada menu drop down, pilih opsi “Go To Folder”.
  • Tunggu hingga jendela baru terbuka.

Setelah jendela baru terbuka, pada kolom yang tersedia ketikan “~/Library”, lalu klik GO.

  • Kemudian akan muncul beberapa folder. Pilih folder “Cache”.
  • Select semua folder yang ada.
  • Kemudian pada menu bar, pilih menu File, lalu klik “Move To Trash”.
  • Lanjutkan, pada menu bar, klik Finder. Kemudian pilih “Empty Trash”.
  • Sudah selesai.

3. Cara Membersihkan Cache dengan Aplikasi

Jika Anda ingin cara yang lebih praktis, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pembersih cache untuk laptop. Cara ini bisa Anda terapkan pada laptop dengan OS Windows & MAC.

Ada banyak aplikasi pembersih yang tersedia, Anda bisa mengunduhnya di Apps Store atau platform penyedia aplikasi lainnya.

Salah satu aplikasi yang cukup bisa diandalakan adalah CCleaner. Anda bisa mengunduhnya secara gratis, atau untuk menambah fitur Anda bisa meng-upgrade ke versi Pro.

Berikut cara membersihkan cache di laptop menggunakan aplikasi CCleaner:

Ketika mendownload akan ada pilihan CCleaner untuk sistem operasi Windows atau MAC. Sesuaikan dengan laptop Anda.

  • Setelah selesai di download, silahkan install aplikasi pada laptop. Kemudian buka aplikasi.
  • Pada halaman awal aplikasi, klik tab “Cleaner”.
  • Kemudian klik “Run Cleaner”.
  • Aplikasi akan melakukan scan pada laptop Anda, silahkan tunggu hingga selesai.

Nah itulah beberapa cara membersihkan cache di laptop. Silahkan pilih cara yang sesuai dengan laptop Anda.

Sebaiknya pembersihan cache jangan hanya dilakukan ketika laptop sudah terasa lemot saja. Akan lebih bagus Anda melakukannya secara rutin. Misalnya 1 atau 2 kali seminggu.

Karena laptop yang dirawat dengan baik akan memiliki performa yang terjaga. Sekian, terimakasih.

Baca juga : Cara Membersihkan Virus di Laptop

Leave a Reply